Dharmasraya

RSUD Sungai Dareh Akhirnya Buka Suara Terkait Penghentian Sementara Poli Jantung

×

RSUD Sungai Dareh Akhirnya Buka Suara Terkait Penghentian Sementara Poli Jantung

Sebarkan artikel ini
BERI PENJELASAN : Direktur RSUD Sungai Dareh, dr. Fitra Neza, M.Kes ketika memberikan keterangan kepada awak media.(rsud sungai dareh)

SINDOTIME.COM—Manajemen RSUD Sungai Dareh akhirnya buka suara terkait penghentian sementara operasional Poli Jantung yang selama ini melayani pasien dari Kabupaten Dharmasraya maupun daerah sekitar.

Kebijakan tersebut dilakukan bukan karena penghentian layanan secara permanen, melainkan bagian dari proses peningkatan mutu layanan jantung di rumah sakit tersebut.

Direktur RSUD Sungai Dareh, dr. Fitra Neza, M.Kes, menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat, khususnya pasien jantung dan keluarga yang terdampak oleh kondisi ini. Ia menjelaskan bahwa penghentian layanan bersifat sementara.

Karena dokter spesialis jantung yang bertugas saat ini sedang mengikuti pendidikan fellowship kardiologi intervensi di Malaysia selama satu tahun, mulai Maret 2026.

Program fellowship tersebut menjadi syarat utama untuk mengoperasikan fasilitas Cath Lab (kateterisasi jantung) yang merupakan bantuan gedung dan peralatan kesehatan dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Dengan selesainya pendidikan tersebut, RSUD Sungai Dareh nantinya akan mampu melayani tindakan kateterisasi serta pemasangan ring (stent) jantung guna membuka sumbatan pembuluh darah dan mencegah serangan jantung.