SINDOTIME.COM-Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, memberi sinyal bahwa pemerintahannya dapat mengalihkan perhatian ke Kuba setelah konflik militer yang sedang berlangsung dengan Iran selesai.
Pernyataan tersebut muncul ketika Trump menghadiri acara penyambutan klub sepak bola Inter Miami CF—juara Major League Soccer (MLS) 2025—di Gedung Putih pada awal Maret 2026.
Dalam kesempatan itu, Trump menyinggung situasi di Kuba yang menurutnya sedang berada dalam kondisi sulit. Ia menyebut perkembangan di negara pulau Karibia tersebut sebagai sesuatu yang “luar biasa” dan menegaskan bahwa pemerintah AS ingin “memperbaiki keadaan di sana”.
Namun, Trump menambahkan bahwa prioritas utama saat ini masih berkaitan dengan konflik yang sedang berlangsung di Iran.
Acara tersebut juga dihadiri sejumlah tokoh olahraga dunia, termasuk bintang sepak bola Lionel Messi. Di hadapan para pemain dan tamu undangan, Trump mengisyaratkan bahwa isu Kuba kemungkinan akan menjadi agenda kebijakan luar negeri berikutnya setelah situasi di Timur Tengah mereda.
Ia bahkan menyatakan bahwa hanya tinggal menunggu waktu sebelum banyak orang—khususnya diaspora Kuba di Amerika Serikat—dapat kembali ke negara asal mereka.





