Headline

Mobil Tahanan Terguling saat Hindari Lubang, Dua Polisi Luka-luka

×

Mobil Tahanan Terguling saat Hindari Lubang, Dua Polisi Luka-luka

Sebarkan artikel ini
OLAH TKP : Jajaran Polsek Mandau, Polres Bengkalis melakukan olah TKP, tepatnya di ruas Jalan Dumai–Sei Pakning Kelurahan Pelintung, Kecamatan Medang Kampai, Kota Dumai.(mc riau)

SINDOTIME.COM-Sebuah insiden kecelakaan tunggal melibatkan kendaraan dinas pengangkut tahanan milik Polsek Mandau, Polres Bengkalis, terjadi di ruas Jalan Dumai–Sei Pakning, tepatnya di wilayah Kelurahan Pelintung, Kecamatan Medang Kampai, Kota Dumai, pada Jumat pagi (6/3) sekitar pukul 09.45 WIB.

Kendaraan operasional kepolisian dengan nomor polisi IV-2106-33 tersebut dilaporkan terguling dan terseret hingga kurang lebih 25 meter setelah sopir kehilangan kendali saat berupaya menghindari kerusakan pada permukaan jalan.

Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Dumai, AKP Elva Zilla, menjelaskan bahwa mobil tersebut sedang mengangkut 17 orang, terdiri dari tiga anggota kepolisian serta 14 orang tahanan yang berada di dalam kompartemen belakang kendaraan.

Baca Juga  Kabar Baik, Pemerintah Siapkan Aturan Hapus Denda BPJS Kesehatan

Menurut keterangan yang disampaikan AKP Elva, kendaraan dikemudikan oleh Briptu Michael Owen Silaen (27). Saat melaju dari arah Jalan Soekarno Hatta menuju Jalan Arifin Ahmad, pengemudi mencoba menghindari lubang di badan jalan. Namun, pada saat bermanuver, kemudi kendaraan diduga mengalami hambatan sehingga mobil kehilangan keseimbangan, kemudian miring dan akhirnya terbalik.

“Mobil dikemudikan oleh Briptu Michael Owen Silaen (27). Saat melintas dari Jalan Soekarno Hatta menuju Jalan Arifin Ahmad, pengemudi berusaha menghindari lubang, namun stir tersendat sehingga kendaraan miring dan terbalik,” jelas AKP Elva, Sabtu (7/3).

Baca Juga  63 Pedagang Direlokasi, Tata Kawasan Selasar Pasar Raya

Akibat kejadian tersebut, dua anggota polisi mengalami luka ringan. Pengemudi, Briptu Michael Owen Silaen, serta penumpang Briptu Tegar Christian Sirait (26) mengalami luka pada bagian tangan dan kaki. Meski demikian, kondisi keduanya tidak memerlukan perawatan intensif di rumah sakit dan hanya menjalani penanganan medis ringan.