Untuk mendukung kegiatan tersebut, Pemkab Padang Pariaman mengerahkan tiga unit mobil tangki air, terdiri dari satu armada milik Perumda Tirta Anai berkapasitas 4.000 liter dan dua unit tambahan dari Dinas Pekerjaan Umum dengan kapasitas yang sama. Selain itu, distribusi air bersih juga diperkuat dengan bantuan enam unit mobil tangki dari Polda Riau berkapasitas 4.000 hingga 8.000 liter, yang pengoperasiannya dikoordinasikan oleh Polres Padang Pariaman.
Seluruh armada distribusi melakukan pengisian air di dua depo utama, yakni Depo Sungai Durian Tungka di Kecamatan VII Koto Sungai Sariak dan Depo Sungai Buluah di Kecamatan Lubuk Alung. Kedua depo tersebut menjadi pusat logistik air bersih selama masa darurat.
Afdul, staf Perumda Tirta Anai yang bertugas di Depo Sungai Durian Tungka, menjelaskan bahwa dua depo pengisian tersebut mampu melayani seluruh kebutuhan armada yang beroperasi di wilayah Padang Pariaman. Selama status darurat bencana diberlakukan, kedua depo beroperasi penuh selama 24 jam untuk memastikan pasokan air bersih tetap terjaga.(*/zoe)
Selanjutnya :ParagonCorp, Kitabisa, Salam Setara dan BM3 Kirim 30 Ton Bantuan lewat 2 Pesawat Charter Armada Kemanusiaan






