Mendapatkan korban dalam keadaan minta tolong, teman-teman korban tidak sempat menolong, melainkan segera mengabarkan kepada penduduk komplek Palapa Saiyo. “Kami sudah berlarian untuk meminta bantuan warga, tapi korban sudah mulai tenggelam dan hilang di seret arus,” timpal Dani, kawan korban yang sama-sama berenang dengan korban.
Terkait kejadian tersebut, keluarga korban terus berharap agar jenazah korban bisa ditemukan. “Kami mohon pak, kalau bisa temukanlah jenazah korban, agar hati kami bisa tenang. Karena sejak kejadian itu, kondisi jiwa kami tidak tenang pak,” ungkap ibu korban, Nurul Hayati, 32.(zoe)
Selanjutnya :Bantu Masyarakat Terdampak, Pemkab Padang Pariaman Distribusikan Air Bersih ke Warga






