Dalam pelaksanaannya, BNN Provinsi Sumatera Barat melakukan tes urine secara acak terhadap pegawai yang mengikuti kegiatan tersebut. Pemeriksaan ini ditujukan sebagai langkah deteksi dini guna mencegah potensi penyalahgunaan narkotika di lingkungan kerja. Berdasarkan hasil pemeriksaan, seluruh peserta dinyatakan negatif dan tidak terindikasi menggunakan narkoba.
Reza menambahkan, KAI Divre II Sumatera Barat berkomitmen untuk terus mendukung program pemerintah dalam upaya pemberantasan narkoba, khususnya di sektor transportasi publik yang memiliki tingkat risiko tinggi dan berhubungan langsung dengan keselamatan masyarakat.
Baca juga :Dapat Dukungan Wako, PSP Padang Bersiap Berlaga di Liga 4
“Fokus kami tidak hanya pada kelancaran operasional, tetapi juga pada pembangunan budaya kerja yang sehat, berintegritas, dan berorientasi pada keselamatan. Dengan SDM yang bersih dari narkoba, kami optimistis dapat memberikan layanan kereta api yang aman, nyaman, dan andal selama masa Angkutan Nataru,” pungkasnya.(*/zoe)
Selanjutnya :Ombudsman Catat Lebih dari 1.200 Akses Pengaduan Masyarakat Sepanjang 2025





