Padang

APBD Kota Padang 2026 Dipatok Rp 2,7 Triliun, Respon Kebutuhan Masyarakat

×

APBD Kota Padang 2026 Dipatok Rp 2,7 Triliun, Respon Kebutuhan Masyarakat

Sebarkan artikel ini
DIBAHAS: Suasana rapat penetapan RAPBD Kota Padang tahun 2026.(dprd padang)

“Anggaran program LKS dan seragam gratis yang nilainya mencapai Rp19,2 miliar kini ditempatkan pada belanja barang dan jasa di Dinas Pendidikan, sebagaimana rekomendasi hasil evaluasi,” terang Muharlion.

Selain itu, DPRD bersama TAPD juga melakukan penertiban terhadap alokasi hibah yang tidak memenuhi persyaratan administratif, seperti tidak jelasnya identitas penerima. Dana hibah tersebut dialihkan ke Belanja Tidak Terduga (BTT), dengan sebagian diarahkan untuk mendukung penguatan sistem dan sarana kebencanaan.

Baca juga :Yayasan Buddha Tzu Chi Bantu Bangun 28 Rumah untuk Korban Banjir Bandang

Baca Juga  Masjid Berperan Sebagai Pusat Pendidikan Karakter

Dari sisi keseluruhan anggaran, RAPBD Kota Padang Tahun 2026 dirancang dengan total nilai sekitar Rp2,7 triliun. Pendapatan daerah diproyeksikan mencapai Rp2,5 triliun, sementara belanja daerah direncanakan sebesar Rp2,697 triliun.

“Defisit anggaran sekitar Rp100,42 miliar akan ditutup melalui skema pembiayaan daerah, termasuk pemanfaatan SiLPA serta sumber pembiayaan lain yang diperbolehkan sesuai ketentuan perundang-undangan,” jelas Muharlion.

Sementara itu, Asisten III Sekretariat Daerah Kota Padang, Corry Saidan, membenarkan bahwa pembahasan evaluasi gubernur dilakukan secara intensif oleh Badan Anggaran DPRD bersama TAPD. Ia menegaskan bahwa seluruh rekomendasi telah disepakati dan dituangkan dalam penyesuaian RAPBD 2026.

Baca Juga  Realisasi PAD Padang Tahun 2025 Tembus Rp 924,166 miliar

Corry merinci bahwa penyesuaian penting meliputi pergeseran belanja bansos, penataan ulang iuran jaminan kesehatan, serta penguatan pemenuhan SPM di sektor perumahan dan penanganan kawasan transit, masing-masing dengan alokasi anggaran tersendiri.

Baca juga :30 Ton Beras Bantuan UEA Tetap Disalurkan lewat Muhammadiyah