Pesisir Selatan

Percepat Pembangungan Huntara Bagi Warga Terdampak Bencana Alam

×

Percepat Pembangungan Huntara Bagi Warga Terdampak Bencana Alam

Sebarkan artikel ini
CEK LAPANGAN : Kepala BNPB RI, Letnan Jenderal TNI Suharyanto ketika berkunjung ke Kecamatan Bayang Utara, Kabupaten Pesisir Selatan pada Minggu (21/12).(pemkab pessel)

Pessel, Sindotime-Warga terdampak banjir bandang di Kecamatan Bayang Utara, Kabupaten Pesisir Selatan mendapatkan kunjungan dari Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Republik Indonesia, Letnan Jenderal TNI Suharyanto, pada Minggu (21/12). Kunjungan ini difokuskan pada progres pembangunan hunian sementara (huntara) yang disiapkan bagi warga yang kehilangan tempat tinggal akibat bencana.

Baca juga :APBD Kota Padang 2026 Dipatok Rp 2,7 Triliun, Respon Kebutuhan Masyarakat

Kehadiran Kepala BNPB di lapangan merupakan bentuk keterlibatan langsung pemerintah pusat untuk memastikan penanganan pascabencana berjalan sesuai rencana, tepat waktu, serta benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat terdampak. Dalam kunjungan tersebut, Suharyanto didampingi oleh Bupati Pesisir Selatan Hendrajoni, Wakil Bupati Risnaldi Ibrahim, serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).

Baca Juga  Kesadaran Pentingnya Menjadi Peserta JKN Dan Perkenalan Program JKN

Hunian sementara yang sedang dibangun ini diperuntukkan bagi warga yang rumahnya rusak berat akibat banjir bandang, termasuk masyarakat yang sebelumnya tinggal di kawasan rawan bencana atau zona merah. Huntara tersebut akan menjadi tempat tinggal sementara bagi warga sambil menunggu realisasi pembangunan hunian tetap yang telah direncanakan oleh pemerintah.

Letjen TNI Suharyanto menegaskan bahwa penyediaan hunian sementara merupakan tahap krusial dalam masa transisi pascabencana. Menurutnya, langkah ini bertujuan untuk menjamin keselamatan dan kelayakan tempat tinggal masyarakat sebelum mereka menempati rumah permanen.

Baca Juga  Samsat Cabang Painan Manjakan WP dengan Diskon Nginap dan Beli Makanan di Hannah Hotel Syariah

Ia menjelaskan bahwa huntara disiapkan sebagai solusi cepat agar warga terdampak tidak terlalu lama berada dalam kondisi darurat, sekaligus mengurangi risiko bencana lanjutan bagi masyarakat yang sebelumnya bermukim di wilayah rawan.

Baca juga :Selamatkan Tesso Nilo, Tumbangkan Sawit dan Pulihkan Hutan