Headline

Peminat Tol Padang-Sicincin Turun Hingga 48,23 Persen Dibandingkan Trafik Normal

×

Peminat Tol Padang-Sicincin Turun Hingga 48,23 Persen Dibandingkan Trafik Normal

Sebarkan artikel ini
SEPI : Gerbang tol Padang-Sicincin yang kini sedikit sepi peminat akibat dampak bencana alam yang terjadi di Sumbar beberapa waktu terakhir.(zoe/sindotime)

Lonjakan Trafik Mendominasi Ruas JTTS Lainnya

Secara agregat, trafik harian di seluruh ruas JTTS yang telah beroperasi mencapai 132.863 kendaraan hingga 20 Desember 2025. Capaian ini meningkat 37,69 persen dibandingkan kondisi normal, sejalan dengan meningkatnya aktivitas perjalanan antarkota dan antarprovinsi selama libur panjang.

Di wilayah Sumatera Selatan, Tol Terbanggi Besar–Kayu Agung (Terpeka) dilintasi 17.172 kendaraan atau tumbuh 27,45 persen. Sementara itu, Tol Palembang–Prabumulih (Palindra dan Indraprabu) mencatat 17.344 kendaraan, naik 29,11 persen dari rata-rata harian biasa.

Baca juga :Selamatkan Tesso Nilo, Tumbangkan Sawit dan Pulihkan Hutan

Baca Juga  Pastikan Proses Tanggap Darurat, Wapres Kunjungi Korban Bencana

Kenaikan juga terjadi di Tol Bengkulu–Taba Penanjung (Bengtaba) dengan total 2.392 kendaraan atau meningkat 10,64 persen. Adapun lonjakan tertinggi tercatat di Tol Betung–Tempino–Jambi Seksi 3 dan 4 (Bayung Lencir–Tempino–Ness) yang dilalui 9.473 kendaraan, melonjak drastis hingga 86,59 persen dari trafik normal.

Trafik Tinggi di Riau, Sumatera Utara, dan Aceh

Di Provinsi Riau, Tol Pekanbaru–XIII Koto Kampar mencatat 7.716 kendaraan atau meningkat 26,87 persen. Tol Pekanbaru–Dumai (Permai) menjadi ruas dengan volume tertinggi di wilayah tersebut, yakni 18.636 kendaraan atau naik 20,26 persen.

Baca Juga  KAI Divre II Sumbar-BNN Sumbar Laksanakan Random Check P4GN, Cegah Narkoba di Nataru

Sementara itu, Sumatera Utara menunjukkan peningkatan stabil. Tol Indrapura–Kisaran dilalui 11.602 kendaraan atau naik 21,17 persen, sedangkan Tol Binjai–Pangkalan Brandan mencatat 13.273 kendaraan, meningkat 38,77 persen dibandingkan kondisi normal.

Di Aceh, mobilitas masyarakat selama Nataru tercermin dari trafik Tol Sigli–Banda Aceh (Sibanceh) Seksi Seulimeum–Baitussalam yang mencapai 5.482 kendaraan, atau melonjak 65,47 persen.

Baca juga :Dari Rp 500 Juta, Kini PT BPRS Jam Gadang Punya Aset Mencapai Rp 135 Miliar