Padang, Sindotime-Berbagai dampak serius yang ditimbulkan pascar bencana banjir yang melanda Kota Padang pada November lalu. Salah satunya berdampak pada kondisi jalan yang menganga dan berlubang. Curah hujan tinggi menyebabkan lapisan aspal di berbagai ruas jalan terkelupas dan membentuk lubang-lubang yang berpotensi membahayakan keselamatan pengguna jalan, khususnya pengendara roda dua.
Baca juga :Diduga Lakukan Aktivitas Prostitusi, Dua Pemuda Diamankan
Merespons kondisi tersebut, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Padang langsung mengambil langkah cepat dengan melaksanakan pekerjaan perbaikan jalan melalui metode penambalan atau patching. Kegiatan ini dilakukan secara bertahap di sejumlah ruas jalan yang mengalami kerusakan.
Kepala DPUPR Kota Padang, Tri Hadiyanto, menyampaikan bahwa saat ini pihaknya fokus menangani jalan-jalan yang berlubang guna meminimalkan risiko kecelakaan lalu lintas. “Kami tengah melakukan perbaikan dengan sistem penambalan pada ruas jalan yang mengalami kerusakan,” ujarnya saat dikonfirmasi, Minggu (21/12).
Sejak beberapa hari terakhir, kegiatan penambalan telah dilaksanakan di berbagai lokasi strategis. Berdasarkan hasil pemantauan, pekerjaan perbaikan dilakukan antara lain di Jalan Seberang Padang (sekitar kawasan Kuburan Turki), Jalan Khatib Sulaiman, Jalan Raden Saleh, kawasan Simpang Haru, Jalan Bagindo Aziz Chan, Jalan Hasanuddin, Jalan Proklamasi, hingga Jalan Dr. Wahidin.
Tri Hadiyanto menegaskan bahwa perbaikan tidak berhenti pada titik-titik tersebut saja. DPUPR akan terus memperluas jangkauan penambalan ke ruas jalan lain yang mengalami kerusakan serupa. “Pekerjaan ini akan terus kami lakukan hingga akhir tahun,” jelasnya.
Baca juga :PWI Aceh Peringati Pemerintah Pusat Agar tak Batasi Kerja Wartawan di Lapangan





