Nasional

Miris, 29 Juta Warga Indonesia Belum Memiliki Hunian Yang layak

×

Miris, 29 Juta Warga Indonesia Belum Memiliki Hunian Yang layak

Sebarkan artikel ini
MASSAL : Perumahan Pondok Banten Indah, Kota Serang, Provinsi Banten tempat dilakukannya Akad Massal 50.030 Unit KPR Sejahtera FLPP dan serah terima kunci tahun 2025, Sabtu (20/12).(BPMI setpres)

Dalam kesempatan yang sama, Presiden juga mengingatkan bahwa kemerdekaan Indonesia tidak terlepas dari peran rakyat kecil. Ia menegaskan bahwa petani, nelayan, guru, ulama, dan berbagai lapisan masyarakat bawah merupakan pilar utama dalam perjuangan bangsa sejak masa awal kemerdekaan. Kontribusi mereka, baik secara langsung maupun tidak langsung, menjadi fondasi kekuatan nasional yang harus terus dihargai dan dilindungi.

Selain fokus pada pembangunan perumahan, Presiden Prabowo menyoroti pentingnya penegakan hukum dan integritas pemerintahan. Ia menegaskan bahwa negara harus hadir melalui aparat yang bersih, profesional, dan bebas dari praktik korupsi.

Baca juga :Percepat Pembangungan Huntara Bagi Warga Terdampak Bencana Alam

Tanpa aparatur yang jujur dan berintegritas, kekayaan negara berisiko tidak sampai kepada rakyat yang berhak merasakannya.

Melalui percepatan program perumahan rakyat yang didukung tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel, Presiden menegaskan komitmen pemerintah untuk memastikan bahwa hasil pembangunan nasional dapat dinikmati secara merata oleh seluruh masyarakat Indonesia.(*/zoe)

Selanjutnya :Peminat Tol Padang-Sicincin Turun Hingga 48,23 Persen Dibandingkan Trafik Normal