Padang

Pemko Padang Suguhkan Malam Tahun Baru 2026 dengan Kegiatan Keagamaan

×

Pemko Padang Suguhkan Malam Tahun Baru 2026 dengan Kegiatan Keagamaan

Sebarkan artikel ini
DIBAHAS : Jajaran Pemko Padang ketika melakukan rapat untuk membahas persiapan pelaksanaan kegiatan keagamaan pada malam pergantian tahun baru 2026 nanti.(pemko padang)

Padang, Sindotime—Pemerintah Kota Padang merancang program khusus bernuansa keagamaan sebagai alternatif kegiatan malam pergantian tahun bagi anak-anak dan remaja usia sekolah dasar hingga sekolah menengah pertama. Program ini ditujukan untuk menciptakan suasana pergantian tahun yang aman, edukatif, dan bernilai spiritual bagi generasi muda di Kota Padang.

Baca juga :Naik 6,3 Persen, UMP Sumbar 2026 Ditetapkan Rp 3,18 juta

Persiapan kegiatan tersebut dimatangkan melalui rapat koordinasi lintas sektor yang digelar pada Senin (22/12). Rapat ini melibatkan unsur pemerintah daerah, lembaga keagamaan, serta organisasi kemasyarakatan Islam guna menyatukan konsep dan teknis pelaksanaan kegiatan.

Rakor tersebut dihadiri oleh Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir, sejumlah kepala perangkat daerah seperti Bagian Kesejahteraan Rakyat, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, BPKAD, serta Dinas Komunikasi dan Informatika. Turut hadir pula perwakilan Majelis Ulama Indonesia (MUI), Dewan Masjid Indonesia (DMI), dan berbagai organisasi Islam yang ada di Kota Padang.

Baca Juga  Lolos Uji Kelayakan, Delapan Calon Anggota Dewas Perumda AM Siap Jalani Wawancara Akhir

Dalam arahannya, Wakil Wali Kota Maigus Nasir menegaskan bahwa program ini bertujuan mengarahkan anak-anak dan remaja agar tidak menghabiskan malam Tahun Baru dengan aktivitas yang berpotensi menimbulkan gangguan ketertiban dan keselamatan. Ia menyebutkan bahwa kegiatan keagamaan dapat menjadi sarana pembinaan mental dan karakter, sekaligus langkah preventif untuk menekan potensi tawuran, balap liar, maupun aktivitas negatif lainnya yang kerap muncul saat malam pergantian tahun.

Secara teknis, kegiatan akan berlangsung setelah Salat Isya hingga menjelang tengah malam. Anak-anak dan remaja akan mengikuti kegiatan di masjid atau surau terdekat di lingkungan tempat tinggal masing-masing. Untuk memastikan pengawasan dan keterlibatan aktif, para guru akan mendampingi peserta secara daring melalui Zoom Meeting. Selain itu, rangkaian kegiatan juga akan disiarkan secara langsung melalui kanal YouTube Balaikota TV agar dapat diikuti oleh masyarakat luas.

Baca Juga  Berstatus Tanggap Darurat hingga 8 Desember, Pemko-Forkopimda Siapkan Planning

Baca juga :Dono Kasino Indro Resmi Dilantik Sebagai Anggota DPRD Lombok Tengah