Pusat kegiatan utama direncanakan bertempat di Masjid Nurul Iman. Agenda acara meliputi muhasabah, pembacaan shalawat, Haflatul Qur’an, zikir dan doa bersama, Salat Isya berjamaah, serta pelaksanaan salat ghaib sebagai bentuk doa bagi para korban bencana yang hingga kini belum ditemukan.
Selain kegiatan keagamaan, agenda tersebut juga akan dirangkai dengan pelantikan Komite Daerah Ekonomi Syariah serta penyerahan santunan kepada perwakilan keluarga dari 12 korban bencana. Santunan tersebut direncanakan diserahkan langsung oleh Wali Kota Padang, Fadly Amran, sebagai wujud kepedulian dan empati pemerintah daerah.
Baca juga :Ada Sentuhan Kasih di Hari Ibu, Berbagi Apresiasi untuk Penumpang Perempuan
Untuk meningkatkan antusiasme peserta, panitia juga menyiapkan doorprize yang akan dibagikan kepada anak-anak dan remaja yang mengikuti seluruh rangkaian kegiatan hingga selesai.
Melalui program ini, Pemerintah Kota Padang berharap momentum pergantian tahun dapat dimaknai secara lebih mendalam, tidak hanya sebagai perayaan, tetapi juga sebagai refleksi diri, penguatan nilai keimanan, serta upaya membangun generasi muda yang berakhlak dan berkarakter kuat. Maigus Nasir menambahkan bahwa pelaksanaan tahun ini dirancang lebih khidmat karena dikaitkan dengan musibah banjir bandang dan tanah longsor yang baru-baru ini melanda, sehingga nilai syiar dan kepedulian sosial semakin terasa.(*/zoe)
Selanjutnya :Lima Kecamatan Mengalami Krisis Air Bersih, Kesehatan Warga Terancam





