Opini

Pengemudi Truk Harus Menjadi Perhatian Pemerintah

×

Pengemudi Truk Harus Menjadi Perhatian Pemerintah

Sebarkan artikel ini
Oleh : Djoko Setijowarno (Akademisi Prodi Teknik Sipil Unika Soegijapranata)

Usulan mensejahterakan pengemudi

Ada 6 usulan dari Asosiasi Pengemudi Logistik Nusantara, namun baru tiga yang bisa didorong pada pemerintah, yaitu (1) usulan perpanjangan SIM B1 Umum dan B2 Umum tanpa membayar PNBP, adanya (2) rumah khusus subsidi bagi pengemudi truk (90 persen tidak memiliki rumah), (3) mendorong anak-anak pengemudi logistik bisa bersekolah hingga perguruan tinggi dengan mendapat KIP Kuliah dan PIP (Sufmi Dasco Ahmad, 2025)

Sejauh mana usulan itu akan efektif, tentunya perlu ada pengawasan dari para komunitas pengemudi angkutan barang. Janji-janji itu harus terus dikawal dan diingatkan.

Baca Juga  Kenapa Sirene dan Rotator Sering Ditolak Masyarakat?

Peningkatan kualitas sumber daya pengemudi truk adalah kunci untuk mengurangi kecelakaan lalu lintas, mengakhiri praktik ODOL. Meningkatkan efisiensi logistik nasional. kualitas SDM ini mencakup aspek kompetensi (keterampilan dan pengetahuan), kesejahteraan (kondisi kerja), dan profesionalisme (etika).

Baca juga :Dono Kasino Indro Resmi Dilantik Sebagai Anggota DPRD Lombok Tengah

Pentingnya Terminal Angkutan Barang di Jalur Nasional

Keberadaan terminal angkutan barang merupakan kebutuhan yang mendesak untuk menunjang kelancaran dan keselamatan logistik nasional. Sayangnya, fasilitas vital ini belum tersedia di sepanjang jalan nasional. Yang ada saat ini hanyalah pangkalan atau tempat parkir truk milik pemerintah daerah, yang fungsinya belum optimal. Oleh karena itu, sudah selayaknya Kementerian Perhubungan mengambil peran utama untuk segera membangun terminal angkutan barang di jalan-jalan nasional.

Baca Juga  Pastikan Percepatan Pemulihan, Prabowo Kunjungi Sumbar Lagi

Sambil menunggu pembangunan terminal baru, pemerintah dapat mempertimbangkan solusi sementara yang cerdas. Terminal penumpang Tipe A yang kini kian sepi akibat berkurangnya jumlah angkutan umum dapat dimanfaatkan. Lahan kosong di terminal-terminal tersebut dapat dialihfungsikan untuk membangun fasilitas istirahat yang layak dan nyaman bagi pengemudi angkutan barang.

Baca juga :Ada Sentuhan Kasih di Hari Ibu, Berbagi Apresiasi untuk Penumpang Perempuan