Nasional

Ajang Run For Solidarity: Solidaritas untuk Sumatera 2025, Kumpulkan Rp 771,43 Juta

×

Ajang Run For Solidarity: Solidaritas untuk Sumatera 2025, Kumpulkan Rp 771,43 Juta

Sebarkan artikel ini
ANTUSIAS : Para peserta kegiatan lari amal bertajuk Run For Solidarity: Solidaritas untuk Sumatera 2025 terlihat antusias.(kemensos ri)

Magelang, Sindotime-Kementerian Sosial menggelar kegiatan lari amal bertajuk Run For Solidarity: Solidaritas untuk Sumatera 2025 di kawasan Candi Borobudur, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, Minggu (21/12). Acara ini diikuti sekitar 10 ribu simpul solidaritas dari berbagai latar belakang dan menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional (HKSN) 2025.

Baca juga :Pengemudi Truk Harus Menjadi Perhatian Pemerintah

Kegiatan tersebut dirancang tidak hanya sebagai ajang olahraga massal, tetapi juga sebagai platform penggalangan dana kemanusiaan untuk membantu masyarakat terdampak bencana di sejumlah wilayah Sumatera, seperti Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Donasi yang dihimpun akan difokuskan untuk memperkuat bantuan sosial, pemberdayaan ekonomi warga, serta percepatan pemulihan pascabencana.

Baca Juga  ParagonCorp Sukses Meraih 9 Penghargaan Bergengsi di Ajang SMARTIES™ Awards Indonesia 2024

Selama acara berlangsung, panitia menyediakan puluhan titik donasi digital berbasis QRIS yang terhubung dengan platform Kitabisa. Papan donasi dibawa langsung oleh petugas dan ditempatkan di berbagai sudut lokasi kegiatan, sehingga memudahkan pelari maupun wisatawan Borobudur untuk berdonasi secara spontan melalui mobile banking atau aplikasi keuangan digital.

Salah satu peserta, Rohmad Hidayad, menyampaikan bahwa keikutsertaannya dilandasi semangat kemanusiaan dan kebersamaan sebagai sesama anak bangsa. Menurutnya, kegiatan ini menjadi contoh nyata bagaimana kepedulian sosial dapat diwujudkan melalui aktivitas yang menyehatkan sekaligus bermanfaat bagi orang lain.

Baca Juga  Ketimpangan Distribusi dan Kualitas Pangan Nasional Jadi Sorotan DPD RI

Partisipasi juga datang dari komunitas disabilitas. Dwi (29), anggota Forum Inklusi Disabilitas Kabupaten Magelang (Fidakama), mengungkapkan bahwa dirinya turut berdonasi sebagai bentuk empati terhadap para penyintas bencana, termasuk penyandang disabilitas yang terdampak. Ia menekankan pentingnya penyediaan fasilitas darurat yang ramah disabilitas dalam situasi kebencanaan.

Baca juga :HJK Bukittinggi Harus jadi Ajang Koreksi Kebijakan, Introspeksi kolektif dan Evaluasi Pembangunan