Padangpariaman

Butuh Akses Air Bersih, DWP ESDM Bangun Sumur Bor

×

Butuh Akses Air Bersih, DWP ESDM Bangun Sumur Bor

Sebarkan artikel ini
DIBANGUN: Akses air bersih yang dibangun DWP ESDM di Kabupaten Padang Pariaman.(pemkab padang pariaman)

Padang Pariaman, Sindotime-Dampak luas dan kompleks ditimbulkan akibat bencana banjir dan tanah longsor yang terjadi di tiga wilayah Sumatera dalam beberapa hari terakhir. Tak hanya menelan korban jiwa, bencana ini juga menyebabkan kerusakan infrastruktur, menghambat aktivitas ekonomi masyarakat, serta meningkatkan potensi masalah kesehatan di lokasi terdampak. Kabupaten Padang Pariaman tercatat sebagai salah satu daerah yang mengalami dampak paling signifikan akibat peristiwa tersebut.

Baca juga :Data Terbaru, 38 Korban Dinyatakan Hilang Akibat Banjir Bandang dan Tanah Longsor

Sebagai bentuk kepedulian dan solidaritas terhadap warga terdampak bencana, Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) melakukan kunjungan langsung ke sejumlah posko pengungsian di Nagari Pasia Laweh, Kabupaten Padang Pariaman, pada Senin (22/12). Kunjungan ini bertujuan untuk memastikan bantuan yang diberikan benar-benar menjawab kebutuhan mendesak masyarakat di lapangan.

Baca Juga  Nama Asmadi Menguat di Bursa Ketua KONI Padangpariaman 2025–2030

Dalam kegiatan tersebut, DWP Kementerian ESDM menyalurkan bantuan strategis berupa penyediaan akses air bersih melalui pembangunan sumur bor di beberapa titik pengungsian. Selain itu, para pengungsi juga menerima bantuan logistik berupa sembako dan kebutuhan pokok lainnya guna menunjang kehidupan sehari-hari selama masa tanggap darurat.

Ketua DWP Kementerian ESDM, Sri Bahlil, yang hadir didampingi Ketua TP PKK Kabupaten Padang Pariaman, Nita Azis, menegaskan bahwa penyediaan sumur bor merupakan salah satu langkah konkret pemerintah dalam menjamin kebutuhan dasar masyarakat pascabencana. Menurutnya, ketersediaan air bersih menjadi faktor krusial dalam menjaga kesehatan dan keberlangsungan hidup para pengungsi.

Baca Juga  Marah Besar Lihat Truk Bertonase Besar Angkut Galian C Melewati Jembatan, JKA Ancam Cabut Izin Tambang

“Air bersih adalah kebutuhan paling mendasar dalam kondisi darurat seperti ini. Melalui pembangunan sumur bor, kami berharap masyarakat dapat memenuhi kebutuhan sehari-hari, mulai dari memasak hingga keperluan sanitasi, sehingga beban yang dirasakan dapat sedikit berkurang,” jelasnya.

Baca juga :Tanggap Darurat Berakhir, R3P Mulai Dilakukan Demi Percepatan Recovery