Sumbar

Polda Sumbar Imbau Masyarakat Isi Malam Pergantian Tahun Baru dengan Kegiatan Positif

×

Polda Sumbar Imbau Masyarakat Isi Malam Pergantian Tahun Baru dengan Kegiatan Positif

Sebarkan artikel ini
DIIMBAU : Kabid Humas Polda Sumbar, Kombes Pol Susmelawati Rosya mengimbau masyarakat agar mengisi tahun baru dengan kegiatan positif.(polda sumbar)

Selain pengamanan Nataru, Polda Sumbar juga tetap menjalankan tugas kemanusiaan berupa pemulihan pascabencana. Sejumlah personel masih diturunkan di wilayah-wilayah terdampak seperti Kabupaten Agam dan kawasan Malalak untuk membantu proses pemulihan dan pengamanan.

Dalam pemetaan kerawanan, Polda Sumbar menetapkan beberapa titik prioritas. Selain pusat keramaian dan objek wisata, terdapat dua jalur utama yang mendapat perhatian khusus, yakni Lembah Anai yang masih diberlakukan sistem buka-tutup jalan serta Sitinjau Lauik yang saat ini menjadi akses utama dengan volume kendaraan yang tinggi.

Baca juga :Ketua DPRD Padang Ajak Non Muslim Rayakan Nataru dengan Kesederhanaan dan tak Berlebihan

Untuk mengantisipasi risiko di wilayah tersebut, Polda Sumbar mendirikan posko pengamanan dan pelayanan. Secara keseluruhan, sebanyak 65 posko disiapkan di berbagai lokasi strategis, termasuk empat posko terpadu. Patroli rutin juga terus dilakukan oleh satuan tugas guna menjaga situasi tetap kondusif.

Baca Juga  Muhasabah, Evaluasi Diri dengan Doa, Zikir dan Niat

Menjelang malam pergantian tahun, masyarakat umumnya melakukan berbagai aktivitas seperti berkumpul, konvoi kendaraan, hingga hiburan musik. Namun, Kombes Pol Susmelawati Rosya mengimbau agar masyarakat menahan diri dan mengisi momen akhir tahun dengan kegiatan yang lebih bermakna, seperti doa bersama.

Ia mengingatkan bahwa proses pencarian korban bencana masih berlangsung dan sejumlah korban belum ditemukan. Oleh karena itu, suasana duka diharapkan dapat disikapi dengan kegiatan positif dan penuh empati.

Baca juga :119 Pejabat Administrator dan Pengawas di Lingkungan Pemprov Sumbar Resmi Dilantik

Baca Juga  Pembangunan Flyover Panorama I Sitinjau Lauik Senilai Rp2,79 Triliun Resmi Ditandatangani

Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk membatasi perjalanan, terutama jika tidak memiliki kepentingan mendesak. Kondisi cuaca yang belum stabil serta potensi jalan licin menjadi faktor risiko yang perlu diwaspadai.

Apabila harus bepergian, masyarakat diminta untuk mengutamakan keselamatan, berkendara dengan hati-hati, serta mematuhi seluruh peraturan lalu lintas. Keselamatan menjadi prioritas utama di tengah kondisi alam yang masih belum sepenuhnya pulih.(*/zoe)

Selanjutnya :ParagonCorp, Iluni FKUI dan FTUI Serahkan Satu Unit Genset untuk RSUD Langsa