Bukittinggi, Sindotime-Sebagai langkah pemulihan pascabencana, Polresta Bukittinggi menggagas penyediaan sumber air bersih bagi warga terdampak melalui Program Polri untuk Masyarakat. Salah satu upaya konkret yang direncanakan adalah pembangunan sumur bor lengkap dengan fasilitas penunjang di Nagari Malalak Timur, Kecamatan Malalak, Kabupaten Agam. Program ini ditujukan untuk menjamin ketersediaan air bersih yang berkelanjutan bagi masyarakat yang mengalami keterbatasan akses air setelah bencana.
Baca juga :87 KK Terpaksa Mengungsi Akibat Tempat Tinggal Rusak
Kapolresta Bukittinggi Kombes Pol Ruly Indra Wijayanto, melalui Kasi Humas Polresta Bukittinggi Iptu Gunawan Utama, menyampaikan bahwa air bersih merupakan kebutuhan mendesak yang harus segera dipenuhi dalam masa pemulihan. Kondisi pascabencana, kata dia, sering kali membuat sumber air masyarakat terganggu sehingga diperlukan solusi yang tidak hanya bersifat sementara.
“Melalui Program Polri untuk Masyarakat, kami merancang pembangunan sumur bor sebagai solusi jangka menengah agar kebutuhan air bersih warga dapat terpenuhi secara layak dan berkelanjutan,” ujar Iptu Gunawan, Jumat (26/12).
Ia menjelaskan, sebelum pembangunan dilakukan, Polresta Bukittinggi terlebih dahulu melaksanakan pengecekan langsung ke lokasi sumber air yang direncanakan sebagai titik pengeboran. Kegiatan tersebut bertujuan memastikan lokasi memenuhi aspek teknis dan dapat dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat.
Peninjauan lapangan dipimpin oleh Kabag Ops Polresta Bukittinggi Kompol Al Indra bersama personel yang bertugas di Posko Bencana. Dalam kegiatan tersebut, tim melakukan pengamatan dan penilaian awal guna memastikan rencana pembangunan sumur bor benar-benar tepat sasaran.
Baca juga :Waspada, Ancaman Bencana Tinggi saat Libur Nataru





