Agam

Evaluasi Tanggap Darurat, Perkuat Koordinasi Penanganan Bencana

×

Evaluasi Tanggap Darurat, Perkuat Koordinasi Penanganan Bencana

Sebarkan artikel ini
DIBAHAS: Suasana rapat evaluasi tanggap darurat yang dilaksanakan Pemkab Agam.(pemkab agam)

Dari sisi sosial dan kemanusiaan, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Agam, Villa Ardi Agam, melaporkan bahwa persediaan logistik bagi warga terdampak mulai menipis. Kondisi tersebut memerlukan perhatian serius dan langkah cepat agar kebutuhan dasar masyarakat, terutama bahan pangan, tetap terpenuhi. Selain itu, pihaknya juga mengusulkan pembentukan dapur umum sebagai upaya pemenuhan kebutuhan konsumsi harian warga terdampak bencana.

Menanggapi berbagai laporan tersebut, Bupati Agam menegaskan pentingnya peran camat dalam memastikan keakuratan data, baik terkait jumlah dan lokasi warga yang bersedia direlokasi ke huntara, maupun data lahan pertanian masyarakat yang tertimbun lumpur akibat bencana. Ia meminta agar setiap kendala di lapangan disampaikan secara terbuka tanpa keraguan, sehingga dapat dicari solusi bersama secara cepat dan tepat.

Baca Juga  Hadapi Cuaca Ekstrem, Perkuat Sinergi Lintas Sektor

Baca juga :R3P Padang Panjang, Tentukan Arah Pemulihan Tiga Tahun ke Depan

Terkait keterbatasan logistik, Bupati juga mengarahkan agar bantuan dan donasi dari berbagai pihak difokuskan pada pemenuhan kebutuhan sembako, demi menjaga keberlangsungan hidup dan kesejahteraan masyarakat terdampak. Selain itu, seluruh kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) diminta segera menindaklanjuti permasalahan sesuai tugas dan fungsi masing-masing, serta meningkatkan intensitas sosialisasi kepada masyarakat mengenai kondisi terkini dan upaya penanganan bencana yang sedang berjalan.

Baca Juga  87 KK Terpaksa Mengungsi Akibat Tempat Tinggal Rusak

Rapat evaluasi tersebut kemudian dilanjutkan dengan sesi diskusi serta pemaparan laporan dari OPD terkait dan para camat, yang menjelaskan perkembangan penanganan bencana serta situasi masyarakat di wilayah masing-masing.(*/zoe)

Selanjutnya :87 KK Terpaksa Mengungsi Akibat Tempat Tinggal Rusak