Tanah Datar, Sindotime-Sebagai bagian dari upaya pemulihan pascabencana hidrometeorologi yang melanda wilayahnya sekitar satu bulan lalu, Pemerintah Kabupaten Tanah Datar telah menyiapkan lahan seluas kurang lebih 2 hektare untuk pembangunan kawasan relokasi terpadu bagi warga terdampak.
Baca juga :Muhayatul Terpilih Sebagai Ketum ABTI Sumbar Periode 2026-2030
Kesiapan lahan tersebut disampaikan langsung oleh Bupati Tanah Datar, Eka Putra, saat melakukan peninjauan lokasi rencana pembangunan Hunian Tetap (Huntap) Terpadu di kawasan Ladang Laweh, Kecamatan Rambatan, Jumat (26/12). Lahan yang disiapkan ini berada bersebelahan dengan kawasan Huntap yang telah lebih dulu ada.
Bupati menjelaskan, pada area seluas sekitar 2 hektare tersebut akan dibangun sebanyak 34 unit rumah hunian tetap yang diperuntukkan khusus bagi masyarakat yang kehilangan tempat tinggal akibat rumah mereka tersapu banjir bandang.
“Lahan yang kita disiapkan kurang lebih seluas 2 hektare dan lokasinya berdampingan dengan Huntap yang sudah ada. Tentu ini, disiapkan agar proses pembangunan dapat berjalan lebih cepat dan terintegrasi,” ujarnya.
Lebih lanjut, Eka Putra menegaskan bahwa penyediaan Huntap Terpadu ini merupakan bentuk nyata tanggung jawab pemerintah daerah dalam memberikan solusi jangka panjang bagi warga yang terdampak bencana.
“Ini merupakan komitmen Pemda untuk memastikan masyarakat terdampak dapat kembali memiliki tempat tinggal yang aman dan layak,” ujar Bupati Eka Putra.
Baca juga :Penumpang KA Diimbau Untuk Tidak Kenakan Perhiasan Mencolok Selama Perjalanan





