Padang

ISPA, Diare dan Gastritis Paling Banyak Dikeluhkan Pengungsi Pascabencana

×

ISPA, Diare dan Gastritis Paling Banyak Dikeluhkan Pengungsi Pascabencana

Sebarkan artikel ini
DIBANTU: Tim Tanggap Bencana FK Universitas Ciputra Surabaya usai memberikan bantuan toren untuk korban bencana.(FK Univ Ciputra Surabaya)

Lalu pada (24/12) juga melakukan trauma healing bagi anak-anak pengungsi di Puskesmas Koto Alam, yang berkolaborasi dengan FK Universitas Baiturahman. Serta juga memberikan pelayanan maternity care (pelayanan bagi ibu hamil dan menyusui dan juga anak-anak).

“Jadi ini sesuai dengan visi dan misi Universitas Ciputra, yang berfokus pada tindakan preventif dan promotif sekaligus kuratif,” katanya.

Baca juga :Relokasi Terpadu Warga Terdampak, Pemkab Siapkan Lahan 2 Heaktare

Kemudian juga melakukan edukasi kesehatan untuk mencegah terjadinya anemia defisiensi besi dan stunting pada anak-anak dan bayi. Serta pemberian vitamin, zat besi, susu bagi ibu hamil, susu anak-anak, pembalut, pempers dan kebutuhan pokok lainnya. Dan juga pelayanan kesehatan dan pengobatan gratis kepada masyarakat.

Baca Juga  Gelar Rakor Pembanggunan Zona Integritas, Jelang Penilaian TPI dan TPN

Di sana tim juga sempat menyediakan pemeriksaan laboratorium sederhana, untuk mengecek glukosa darah, liptospira dan juga melakukan screening untuk tensi. “Karena bencana, banyak masyarakat yang belum sempat melakukan kontrol darah tinggi, kencing manis dan diabet. Karena itu kami hadir di sana untuk membantu,” ungkapnya.

Lalu pada (25/12), tim juga melakukan penyemprotan gas infektan pionir yang bekerja sama dengan Dinkes Agam, PMI Agam, Basarnas Agam serta memberikan tiga unit kompresor spray sesuai kebutuhan. Kemudian juga memberikan cairan gas infektan beserta bahan bakarnya. Tujuannya, untuk mengantisipasi bangkai/jenazah yang belum ditemukan, yang biasanya itu menjadi sumber penyakit.

Baca Juga  Percepat Pembangunan Huntap untuk Korban Bencana

Baca juga :Penumpang KA Diimbau Untuk Tidak Kenakan Perhiasan Mencolok Selama Perjalanan