Padang

ISPA, Diare dan Gastritis Paling Banyak Dikeluhkan Pengungsi Pascabencana

×

ISPA, Diare dan Gastritis Paling Banyak Dikeluhkan Pengungsi Pascabencana

Sebarkan artikel ini
DIBANTU: Tim Tanggap Bencana FK Universitas Ciputra Surabaya usai memberikan bantuan toren untuk korban bencana.(FK Univ Ciputra Surabaya)

“Pada kegiatan penyemprotan itu, tidak hanya petugas basarnas atau PMI dan Dinkes, tim relawan juga ikut membantu. Ini karena area yang terkena dampak bencana juga cukup luas,” ungkapnya.

Dan saat ini yang dibutuhkan masyarakat adalah air bersih yang selama ini belum tersedia dengan baik. Namun, pemerintah daerah yang bekerja sama dengan relawan terus berupaya untuk memberikan bantuan air bersih.

Baca juga :Wako Dukung Keberhasil PSP Padang di Liga 4 Sumbar Musim Depan

“Kami juga men-supply air bersih di Puskesmas Koto Alam, dan juga memberi bantuan filter air di sumur bor yang berkolaborasi dengan Universitas Baiturahman. Juga membantu dua unit toren dengan kapasitas 3.000 liter, serta pemasangan filter di Kenagarian Salareh Aia, Kecamatan Palembayan,” kata May.

Baca Juga  Tingkatkan Kewaspadaan dan Pencegahan Kasus DBD, Wako Keluarkan SE

Dia memperkirakan, supply air bersih untuk warga yang ada di daerah sekitar Puskesmas Koto Alam cukup untuk tiga sampai enam bulan ke depan. Dan ketika air bersih cadangan di toren sudah mulai berkurang, pemerintah daerah juga bisa mengontak tim tersebut untuk menambah ketersediaan air bersih yang sudah bekerja sama dengan penyedia air bersih di sekitar daerah Lubuk Basung.

Sembilan dokter lainnya yang tergabung dalam tim Tanggap Bencana FK Universitas Ciputra Surabaya adalah dr. Ariyanto Setyoaji, Sp.An, MMB; ⁠⁠Dr. Siusanto Hadi, Sp. B. KBD; ⁠⁠dr. Jeany Thalia Hartono, ⁠⁠dr. Michael Adi Wiiaya; ⁠⁠dr. Rico Rudikan; ⁠⁠dr. Glenn Gilang Manyering; ⁠⁠dr. Wb. labal Tendi Alam; ⁠⁠Naldi Ledo, Sked serta ⁠⁠Rivo Christian Kutangkas, S.Ked.(zoe)

Baca Juga  Presiden Prabowo Bahas Pemulihan Pascabencana Sumatera dan Penugasan Awal Tahun

Selanjutnya :Lihat dari Dekat Dampak Banjir, Gubernur Kunjungi Warga Batu Busuak