EkBis

Respon Cepat KAI Divre II Terhadap Penanganan Dampak Bencana jadi Perhatian

×

Respon Cepat KAI Divre II Terhadap Penanganan Dampak Bencana jadi Perhatian

Sebarkan artikel ini
DIBAHAS: Jajaran PT KAI Divre II Sumbar ketika berdiskusi dengan anggota DPR RI.(pt kai divre II sumbar)

Padang, Sindotime-Kinerja PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat dalam merespons bencana alam menjadi pusat perhatian positif DPR RI. Anggota Komisi VI DPR RI, Rieke Diah Pitaloka, mengapresiasi itu saat melakukan kunjungan kerja ke Stasiun Padang, Senin (29/12), atas kesiapan dan ketanggapan KAI dalam menghadapi situasi darurat akibat bencana di sejumlah wilayah Sumatera Barat.

Baca juga :Presiden Bahas Persoalan Kampuang Haji dan Dampak Bencana Sumatera

Rieke menilai, respons sigap yang ditunjukkan KAI Divre II Sumbar, khususnya dalam perbaikan jalur rel yang terdampak, mampu menjaga perjalanan kereta api tetap berjalan dengan aman. Menurutnya, upaya tersebut menunjukkan keseriusan KAI dalam menjadikan keselamatan serta pelayanan publik sebagai prioritas utama, meski menghadapi tantangan kondisi alam yang berat.

Baca Juga  84 Petugas Operasional KAI Divre II Sumbar Kantongi Sertifikat

Apresiasi serupa juga disampaikan Rieke terhadap penanganan jalur kereta api yang terdampak banjir di lintas Duku–Bandara Internasional Minangkabau (BIM) serta Lubuk Alung–Kayu Tanam. Ia menegaskan bahwa percepatan perbaikan di titik-titik tersebut memiliki peran penting dalam menjamin kelancaran dan keamanan operasional perjalanan kereta api.

Tidak hanya fokus pada aspek operasional, Rieke turut menyoroti kepedulian sosial KAI Divre II Sumatera Barat melalui penyaluran bantuan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) kepada masyarakat terdampak bencana. Langkah tersebut dinilainya sebagai bentuk nyata kehadiran BUMN di tengah masyarakat saat menghadapi masa sulit.

Baca Juga  Korban Bencana Sumbar Tembus 148 Orang, 86 Orang Masih dalam Pencarian

“Saat ini saya sedang bersama pejuang-pejuang Kereta Api Indonesia yang kebetulan menjadi koordinator untuk penanganan bantuan bencana di daerah Sumatera Barat. Dan mereka luar biasa sudah menghimpun sampai 23 miliar, sudah disalurkan dan ada beberapa titik yang terdampak bencana, termasuk rel menuju Bandara Internasional Minangkabau. Alhamdulillah langsung mereka bisa selesaikan dengan baik, dengan cepat”, ungkap Rieke.

Baca juga :Pacu Kuda Bukittinggi–Agam Tahun 2025 Ditabuh, Galangan Dana untuk Bencana Alam