Headline

Masyarakat Diminta Waspadai Hujan Lebat di Malam Pergantian Tahun

×

Masyarakat Diminta Waspadai Hujan Lebat di Malam Pergantian Tahun

Sebarkan artikel ini
LEBAT : Ilustrasi hujan lebih yang menguyur rumah warga.(dok pribadi)

Padang, Sindotime—Menjelang perayaan malam pergantian tahun pada 31 Desember, masyarakat Sumatera Barat diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap kondisi cuaca. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Kelas II Minangkabau memprediksi sebagian besar wilayah di provinsi tersebut akan diguyur hujan dengan tingkat intensitas yang beragam.

Baca juga :Satpol PP Harus Komit Tegakan Perda dan Siap Hadapi Kondisi Darurat

Kepala BMKG Kelas II Minangkabau, Desrindra Deddy Kurnia, mengungkapkan bahwa sejumlah daerah telah masuk dalam kategori siaga cuaca. Wilayah tersebut meliputi Kabupaten Kepulauan Mentawai, Pasaman Barat, Agam, Padang Pariaman, serta beberapa kawasan lain yang dinilai memiliki tingkat kerawanan tinggi. Situasi ini tidak terlepas dari kondisi Sumatera Barat yang saat ini masih berada pada fase puncak musim hujan.

Baca Juga  Wako Dukung PSPP Berlaga di Liga 4 Putaran Nasional

“Sebagian besar wilayah Sumatera Barat berpotensi diguyur hujan, terutama pada 31 Desember. Karena itu masyarakat perlu meningkatkan kewaspadaan,” kata Desrindra Senin (29/12).

Menurutnya, curah hujan dengan intensitas tinggi berisiko menimbulkan berbagai bencana hidrometeorologi. Ancaman seperti banjir, tanah longsor, hingga galodo dapat terjadi, terutama di wilayah yang sebelumnya sudah terdampak bencana. Endapan lumpur yang masih tersisa di aliran sungai berpotensi terbawa arus apabila hujan deras kembali melanda.

“Kalau hujan dengan intensitas ekstrem, potensi banjir bandang atau galodo bisa terjadi, apalagi di daerah yang masih terdapat sisa material lumpur,” ujarnya.

Baca Juga  Pastikan Warga Terdampak Bencana Terdata Sebagai Penerima Bantuan

BMKG juga mengingatkan warga yang berencana melakukan aktivitas di luar rumah maupun berwisata agar rutin memeriksa perkembangan informasi cuaca terbaru. Perhatian khusus diperlukan bagi masyarakat yang berada atau beraktivitas di kawasan rawan seperti lereng pegunungan, daerah aliran sungai, wilayah rawan longsor, serta kawasan pesisir.

Baca juga :Presiden Bahas Persoalan Kampuang Haji dan Dampak Bencana Sumatera