Respons positif juga datang dari kalangan pegiat pelestarian. Arsitek sekaligus aktivis Padang Heritage, Yulsi Munir, mengapresiasi sikap tegas Gubernur Sumbar. Ia berharap pemerintah segera mengambil langkah nyata untuk mengamankan jalur dan rel kereta api yang dinilainya semakin berkurang dari waktu ke waktu, sekaligus melakukan kajian teknis terhadap perubahan struktur sejumlah jembatan di kawasan cagar budaya.
Sikap serupa disampaikan Nando, perwakilan komunitas pecinta kereta api. Ia menuturkan bahwa warga yang tinggal di sepanjang jalur kereta api memiliki kepedulian tinggi terhadap aset perkeretaapian, meskipun jalur tersebut saat ini belum kembali difungsikan.
Menurutnya, lemahnya pengawasan dan penegakan aturan membuat aset jalur kereta api rentan mengalami kerusakan bahkan kehilangan, sementara aspirasi masyarakat dan komunitas pelestarian belum sepenuhnya direspons secara maksimal.(*/zoe)





