Padangpariaman

Budaya Minangkabau sebagai Fondasi Utama Pembangunan

×

Budaya Minangkabau sebagai Fondasi Utama Pembangunan

Sebarkan artikel ini
KOMITMEN : Bupati Padang Pariaman, Jhon Kennedy Aziz menjadikan budaya sebagai fondasi dalam mendorong percepatan pembangunan.(pemkab padang pariaman)

Komitmen budaya juga diterapkan dalam keseharian pemerintahan. Menindaklanjuti SE Gubernur Sumatera Barat Nomor 4 Tahun 2025 tentang Babudaya Minang, Bupati Padang Pariaman menerbitkan kebijakan lanjutan yang mendorong pembiasaan budaya Minangkabau.

Kebijakan tersebut mencakup pemakaian batik Minang setiap Kamis, penggunaan baju koko guntiang cino dan baju kuruang basiba setiap Jumat, penggunaan bahasa Minang dalam acara resmi, pemakaian pantun dan pasambahan dalam sambutan, penyajian kuliner tradisional dalam kegiatan resmi, pembiasaan budaya Minang di sekolah, serta pemakaian deta bagi laki-laki di lingkungan OPD dan nagari.

Dalam praktiknya, Bupati JKA bahkan kerap menggunakan bahasa Minang lama yang mulai jarang dipakai dalam pidato dan dialog dengan masyarakat. Cara ini menjadi pengingat halus namun kuat bagi generasi muda untuk kembali mengenal bahasa daerahnya.

Baca Juga  Peringatan Hari Jadi Padang Pariaman ke 191, Masyarakat Ikuti Gerak Jalan Jantung Sehat

Budaya sebagai Arah Pembangunan Masa Depan

Langkah-langkah yang dijalankan Bupati Dr. John Kenedy Azis menunjukkan bahwa budaya bukan sekadar peninggalan masa lalu, tetapi modal strategis untuk masa depan. Budaya dijadikan jati diri, perekat sosial, serta penggerak ekonomi rakyat.

Dengan pendekatan yang konsisten dan visioner, Padang Pariaman tidak hanya menjaga warisan leluhur, tetapi juga membangun masa depan yang berakar kuat pada nilai-nilai Minangkabau. Inilah wajah kepemimpinan daerah yang menjadikan budaya sebagai napas pembangunan. (*/zoe)