Nusantara

Prabowo : Misi Utama Pemerintah Adalah Mengurangi Penderitaan Rakyat

×

Prabowo : Misi Utama Pemerintah Adalah Mengurangi Penderitaan Rakyat

Sebarkan artikel ini
CEK LAPANGAN : Presiden RI, Prabowo Subianto ketika meninjau Huntara untuk korban terdampak bencana di Aceh Tamiang.(bpmi setpres)

Aceh Tamiang, Sindotime-Presiden Prabowo Subianto menyampaikan apresiasi kepada kementerian dan lembaga terkait, pemerintah daerah, serta seluruh petugas lapangan atas kecepatan respons dan kerja sama yang solid dalam penanganan pascabencana di sejumlah wilayah Sumatra. Hal tersebut disampaikan Presiden saat memimpin rapat terbatas di kawasan pembangunan hunian sementara Danantara, Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh, Kamis (1/1).

Dalam kesempatan itu, Presiden menyatakan penghormatan dan ucapan terima kasih kepada para personel lapangan, prajurit, serta seluruh unsur yang telah menunjukkan dedikasi tinggi dalam membantu masyarakat yang terdampak bencana.

Presiden juga menginstruksikan agar setiap kementerian dan lembaga melakukan evaluasi serta pendataan terhadap petugas yang menunjukkan kinerja luar biasa untuk selanjutnya diberikan penghargaan yang pantas.

Baca Juga  Kurangi Ketergantungan pada Impor, Perkuat Ketahanan Pangan

Presiden Prabowo menegaskan bahwa misi utama pemerintah adalah mengurangi penderitaan rakyat. Atas dasar itu, upaya pemulihan pascabencana menjadi fokus utama pemerintah, yang telah mengalokasikan anggaran besar guna memastikan penanganan dilakukan secara komprehensif dan berkesinambungan.

Pada kesempatan yang sama, Presiden turut mengapresiasi pembangunan hunian sementara (huntara) yang berhasil diselesaikan dalam waktu singkat oleh Badan Pengelola Investasi Danantara (BPI Danantara). Capaian tersebut dinilai sebagai prestasi yang patut diapresiasi.

Meski demikian, Presiden juga menyampaikan sejumlah masukan, khususnya terkait peningkatan kenyamanan hunian, seperti upaya mengurangi panas yang ditimbulkan atap seng. Presiden mendorong penggunaan solusi praktis, ekonomis, dan berbasis material lokal, seperti anyaman, ijuk, atau lapisan kain di bawah atap seng, sebagai wujud kreativitas petugas di lapangan tanpa bergantung pada bahan berbiaya tinggi.

Baca Juga  Prabowo Minta Dukungan Masyarakat Batang Anai, Basmi Maling Uang Negara