Sumbar

Enam Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama Dilantik, Perkuat Kinerja Aparatur

×

Enam Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama Dilantik, Perkuat Kinerja Aparatur

Sebarkan artikel ini
DILANTIK : Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah ketika melakukan pelantikan terhadap sebanyak 6 pejabat pimpinan tinggi pratama di Auditorium Gubernuran Sumbar, Jumat (2/1).(pemprov sumbar)

Padang, Sindotime-Pemerintah Provinsi Sumatera Barat melakukan penyegaran struktur birokrasi dengan melantik enam Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Jumat (2/1). Pelantikan yang berlangsung di Auditorium Gubernuran itu dipimpin langsung oleh Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah.

Langkah tersebut diambil untuk menutup sejumlah posisi strategis yang sempat kosong sekaligus memperkuat kinerja aparatur pemerintahan daerah. Gubernur Mahyeldi menyampaikan bahwa proses pengisian jabatan telah melalui mekanisme yang profesional dan sesuai regulasi yang berlaku.

“Ini untuk mengisi jabatan yang kosong sekaligus penguatan kinerja birokrasi. Total yang dilantik tadi ada enam orang,” ungkap Gubernur Mahyeldi.

Baca Juga  Disperindag Sumbar Perkuat Kapasitas Pelaku Usaha Perbengkelan Roda Dua

Menurutnya, awal tahun 2026 menjadi momentum penting bagi jajaran Pemerintah Provinsi Sumbar untuk kembali menegaskan komitmen bersama dalam membangun tata kelola pemerintahan yang lebih solid. Ia menilai tantangan ke depan tidak semakin ringan, mengingat dinamika perubahan yang cepat dan tuntutan masyarakat yang terus meningkat terhadap pelayanan publik yang transparan dan efektif.

Dalam arahannya, Mahyeldi menekankan bahwa pelantikan ini tidak boleh dimaknai sebatas agenda formal semata, melainkan sebagai bentuk kepercayaan sekaligus tanggung jawab besar yang melekat pada jabatan baru para pejabat.

Baca Juga  Kampus III UIN Imam Bonjol Sungai Bangek Longsor, Gedung FEBI Miring

“Pelantikan hari ini bukan sekadar seremonial, tetapi merupakan amanah besar yang harus Bapak/Ibu jalankan dengan penuh tanggung jawab demi terwujudnya kinerja pemerintahan yang lebih baik,” ujar Mahyeldi.