Nasional

Presiden Prabowo Bahas Pemulihan Pascabencana Sumatera dan Penugasan Awal Tahun

×

Presiden Prabowo Bahas Pemulihan Pascabencana Sumatera dan Penugasan Awal Tahun

Sebarkan artikel ini
DIBAHAS : Presiden, Prabowo Subianto ketika melakukan pertemuan dengan sejumlah menteri dan pejabat negara di kediaman dinas Presiden, Widya Chandra, Jakarta.(BPMI Setpres/Istimewa)

Jakarta, Sindotime-Presiden Prabowo Subianto menggelar pertemuan dengan sejumlah menteri dan pejabat negara pada Jumat, (2/1). Pertemuan yang berlangsung sejak sore hingga malam hari tersebut digelar di kediaman dinas Presiden, Widya Chandra, Jakarta.

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya dalam keterangan tertulisnya pada Jumat (2/1) malam, menyampaikan bahwa Presiden Prabowo menerima Wakil Ketua DPR RI Prof. Sufmi Dasco Ahmad dan sejumlah anggota Kabinet Merah Putih.

“Sore hingga malam tadi, Presiden Prabowo melakukan pertemuan dengan menerima Wakil Ketua DPR Prof. Sufmi Dasco Ahmad, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Menteri Luar Negeri Sugiono, dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, di kediaman dinas Presiden, Widya Chandra, Jumat 2 Januari 2026,” ujar Seskab Teddy dalam keterangan tertulisnya.

Baca Juga  Percepat Pemulihan Pascabencana, Pemerintah Siap Bangun 100 Huntara di Kayu Pasak Palembayan

Menurut Seskab Teddy, dalam pertemuan tersebut Presiden Prabowo membahas sejumlah agenda strategis, termasuk laporan Wakil Ketua DPR RI Prof. Sufmi Dasco Ahmad selaku Ketua Satuan Tugas Pemulihan Pascabencana DPR RI. Laporan tersebut menyoroti perkembangan rekonstruksi dan rehabilitasi di tiga provinsi terdampak bencana di wilayah Sumatra.

“Dalam pertemuan tersebut dibahas laporan Prof. Dasco sebagai Ketua satgas pemulihan pascabencana dari DPR RI, terkait rekonstruksi dan rehabilitasi tiga provinsi di Sumatra,” ungkap Seskab Teddy.

Baca Juga  Pemkab Solok Perpanjang Masa Tanggap Darurat Bencana Hingga 22 Desember 2025

Selain itu, Presiden Prabowo juga memberikan penugasan khusus awal tahun kepada masing-masing peserta pertemuan. Penugasan tersebut merupakan bagian dari langkah pemerintah dalam memastikan pelaksanaan agenda prioritas nasional berjalan efektif sejak awal tahun.