Ia menutup dengan menegaskan bahwa kejadian longsor di Ngarai Sianok menjadi pengingat pentingnya manajemen risiko bencana yang komprehensif. Perencanaan wilayah harus mempertimbangkan tiga aspek utama, yakni bahaya (hazard), tingkat paparan (exposure), dan kerentanan (vulnerability). Sinergi antara pemerintah daerah, pemanfaatan teknologi, serta peningkatan kesadaran masyarakat dinilai menjadi kunci utama dalam melindungi keselamatan warga sekaligus menjaga keberlanjutan ekonomi lokal.(*/zoe)
Tekan Potensi dan Dampak Longsor di Ngarai Sianok, Sistem Mitigasi Terintegrasi Penting






