Padang Pariaman, Sindotime-Belum maksimalnya pemanfaatan Asrama Haji Sumatera Barat yang berada di Kecamatan Batang Anai menjadi sorotan Bupati Padang Pariaman, John Kenedy Azis. Ia menilai, keberadaan fasilitas tersebut belum sebanding dengan besarnya investasi negara serta perjuangan panjang yang mengiringi proses pembangunannya.
Hal itu disampaikan Bupati saat menerima kunjungan silaturahmi sekaligus koordinasi awal Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Provinsi Sumatera Barat, Dr. H. Muhammad Rifki, di Pendopo Rumah Dinas Bupati Padang Pariaman, Karan Aur, Kota Pariaman, Selasa (6/1).
Dalam pertemuan tersebut, John Kenedy Azis menegaskan bahwa Asrama Haji Sumbar merupakan aset strategis bernilai miliaran rupiah yang seharusnya menjadi pusat layanan haji dan umrah di Sumatera Barat. Namun hingga kini, pemanfaatan dan pengelolaannya belum berjalan optimal sesuai fungsi yang direncanakan sejak awal.
Ia mengingatkan bahwa berdirinya Asrama Haji Sumbar tidak terlepas dari perjuangan besar almarhum Ali Mukhni semasa menjabat sebagai Bupati Padang Pariaman. Saat itu, upaya melobi pemerintah pusat dilakukan secara intensif agar dukungan anggaran dapat direalisasikan.
“Pembangunan Asrama Haji ini bukan proses yang singkat. Almarhum Ali Mukhni berjuang keras memperjuangkan anggaran dari pusat agar fasilitas ini bisa terwujud dan memberi manfaat besar bagi umat,” ungkap John Kenedy Azis.
Ia menambahkan, dirinya mengetahui secara langsung proses tersebut karena pada periode yang sama menjabat sebagai anggota Komisi VIII DPR RI yang menjadi mitra kerja Kementerian Agama. Melalui sinergi tersebut, dana pusat akhirnya berhasil dikucurkan hingga bangunan Asrama Haji Sumbar berdiri megah.





