Nasional

Huntara untuk Korban Bencana Ditarget Rampung Dua Pekan Kedepan

×

Huntara untuk Korban Bencana Ditarget Rampung Dua Pekan Kedepan

Sebarkan artikel ini
DIBAHAS : Rapat membahas kesiapan Huntara untuk korban bencana di Aceh, Sumut dan Sumbar.(seskab)

Jakarta, Sindotime-Pemerintah memastikan pembangunan Hunian Sementara (Huntara) Danantara Tahap 2 di sejumlah wilayah Sumatera memasuki tahap akhir dan siap dihuni oleh masyarakat terdampak banjir bandang dalam waktu sekitar dua minggu ke depan. Hunian ini diperuntukkan bagi korban bencana di Provinsi Sumatera Barat, Aceh, dan Sumatera Utara.

Kepastian tersebut diperoleh setelah Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya memimpin rapat koordinasi bersama kementerian terkait dan jajaran BUMN konstruksi di Kantor Sekretariat Kabinet pada Rabu (7/1). Rapat tersebut membahas progres fisik pembangunan serta kesiapan pemanfaatan hunian sementara bagi warga.

Pertemuan dihadiri oleh Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait, COO Danantara Dony Oskaria, serta pimpinan sejumlah BUMN konstruksi, di antaranya Waskita Karya, Adhi Karya, Wijaya Karya (WIKA), Nindya Karya, Hutama Karya, Pembangunan Perumahan (PP), dan Brantas Abipraya.

Baca Juga  Revolusi Industri Hulu Migas Indonesia, Indosat Business Kenalkan Solusi Teknologi Berbasis Kecerdasan Buatan

Dalam pemaparan yang disampaikan, disebutkan bahwa unit huntara tambahan di wilayah Aceh Utara dan Pidie (Aceh), Tapanuli Selatan (Sumatera Utara), serta Tanah Datar, Padang Pariaman, dan Agam (Sumatera Barat) ditargetkan rampung dalam dua pekan mendatang dan langsung dapat ditempati oleh warga terdampak.

Di sisi lain, Kementerian Pekerjaan Umum terus mengintensifkan kegiatan pembersihan serta pemulihan infrastruktur publik pascabencana. Penanganan meliputi perbaikan jalan, rumah sakit, sekolah, jaringan air bersih, hingga fasilitas perkantoran. Selain huntara, Kementerian PU juga tengah membangun hunian permanen bagi masyarakat terdampak di Aceh dengan target penyelesaian pada awal Februari 2026.

Baca Juga  Bantu Masyarakat Terdampak, Pemkab Padang Pariaman Distribusikan Air Bersih ke Warga

Seskab Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa pemerintah pusat terus berkoordinasi secara aktif dengan pemerintah daerah untuk memastikan penyediaan hunian sesuai dengan kebutuhan dan pilihan masyarakat. Menurutnya, pascabencana, preferensi warga berbeda-beda—sebagian memilih menempati hunian yang disediakan pemerintah, sebagian ingin membangun kembali rumahnya secara mandiri, sementara lainnya memilih berpindah mengikuti keluarga di daerah lain.