Limapuluh Kota, Sindotime—Akses jalan nasional yang menghubungkan Provinsi Sumatera Barat dan Riau di wilayah Nagari Koto Alam, Kecamatan Pangkalan Koto Baru, Kabupaten Limapuluh Kota, sempat mengalami gangguan serius akibat peristiwa longsor pada Jumat (9/1) pagi. Longsor terjadi sekitar pukul 05.00 WIB dan menyebabkan badan jalan tertutup material tanah bercampur lumpur, sehingga arus kendaraan dari dua arah terhenti total.
Pelaksana Tugas Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Limapuluh Kota, Rahmadinol, menjelaskan bahwa longsoran tersebut langsung menutup seluruh badan jalan, membuat jalur strategis antarprovinsi itu tidak dapat dilalui sementara waktu.
Menyikapi kondisi tersebut, BPBD bersama instansi terkait segera bergerak ke lokasi dengan mengerahkan alat berat guna mempercepat proses evakuasi material longsor.
“Benar, lokasinya di Nagari Koto Alam. Terjadi sekitar pukul 05.00 WIB. Akibatnya jalur Sumbar–Riau sempat terputus. Tapi pukul 9.30 WIB sudah kembali bisa dilalui kendaraan,” ujar Rahmadinol.(*/zoe)
Pembersihan jalan berlangsung selama beberapa jam hingga akhirnya pada sekitar pukul 09.30 WIB akses jalan kembali dibuka dan dapat dilalui kendaraan secara normal. Meski demikian, pihak BPBD mengingatkan para pengguna jalan agar tetap meningkatkan kewaspadaan, terutama karena curah hujan masih cukup tinggi dan berpotensi memicu terjadinya longsor susulan di kawasan rawan tersebut.(*/zoe)





