SERANGAN asam lambung yang disertai sesak napas merupakan kondisi yang perlu segera ditangani. Selain menimbulkan rasa tidak nyaman, keluhan ini juga berpotensi memicu gangguan pernapasan serius apabila dibiarkan tanpa penanganan yang tepat.
Asam lambung atau gastroesophageal reflux disease (GERD) terjadi ketika katup antara lambung dan kerongkongan melemah, sehingga isi lambung—termasuk asam—mudah mengalir kembali ke atas. Umumnya, penderita akan merasakan sensasi panas di dada (heartburn). Namun, pada sebagian orang, asam lambung juga dapat memicu sesak napas.
Sesak napas akibat GERD muncul ketika asam lambung mengiritasi kerongkongan dan secara tidak langsung memengaruhi saluran pernapasan. Iritasi ini dapat menyebabkan pembengkakan saluran napas, refleks penyempitan bronkus, hingga sensasi sulit menarik napas.
Oleh karena itu, mengenali dan melakukan pertolongan pertama dengan benar sangat penting untuk mencegah komplikasi pernapasan yang berbahaya.
Langkah Pertolongan Pertama Saat Asam Lambung Naik dan Napas Terasa Berat
- Terapkan teknik pernapasan bibir mengerucut (pursed-lip breathing)
Teknik ini membantu memperlambat laju napas dan meningkatkan efisiensi pengeluaran udara dari paru-paru. Dengan begitu, tubuh tidak perlu bekerja terlalu keras untuk bernapas.





