Headline

Menegangkan, Zulfikar Bertemu Harimau Sumatera Jarak 4 Meter di Kebun Sawit 

×

Menegangkan, Zulfikar Bertemu Harimau Sumatera Jarak 4 Meter di Kebun Sawit 

Sebarkan artikel ini
DIUKUR : Tim dari BBKSDA Riau ketika menemukan jejak harimau yang kini mulai menakuti warga di kebun sawit milik Koperasi Tinera Jaya di wilayah Dusun 04, Desa Teluk Masjid, Kecamatan Sungai Apit, Kabupaten Siak, Riau.(mc riau)

Siak, Sindotime-Seorang warga bernama Zulfikar melaporkan adanya perjumpaan langsung dengan Harimau Sumatera di wilayah Dusun 04, Desa Teluk Masjid, Kecamatan Sungai Apit, Kabupaten Siak. Insiden tersebut terjadi pada Kamis (8/1) malam, sekitar pukul 19.00 WIB, saat kondisi pencahayaan di lokasi minim.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau segera menurunkan tim ke lokasi untuk melakukan verifikasi lapangan. Kepala Bidang Teknis BBKSDA Riau, Ujang Holisudin, menyampaikan bahwa pengecekan dilakukan pada Jumat, 9 Januari, sekaligus untuk berkoordinasi dengan pemerintah desa guna memastikan situasi sebenarnya serta mengklarifikasi berbagai informasi yang sempat berkembang di tengah masyarakat.

Dari hasil pemeriksaan di lapangan, petugas menemukan jejak kaki Harimau Sumatera dengan ukuran sekitar 12 sentimeter di area perkebunan kelapa sawit milik Koperasi Tinera Jaya. Lokasi temuan berada pada titik koordinat 1,047200 Lintang Utara dan 102,155600 Bujur Timur, yang memperkuat laporan adanya aktivitas satwa liar di kawasan tersebut.

Baca Juga  Banjir di Ulakan Tapakis, 120 Kepala Keluarga Mengungsi

Ujang menjelaskan, berdasarkan keterangan saksi, Zulfikar saat itu sedang berjalan menyusul dua rekannya yang lebih dulu pergi memancing di sekitar perkebunan sawit. Dalam perjalanan, ia merasakan adanya tatapan dari arah semak-semak. Awalnya, Zulfikar mengira sorot mata tersebut berasal dari seekor sapi yang biasa dilepas di sekitar area kebun.

Namun, setelah mengarahkan cahaya senter ke arah tersebut, ia mendapati seekor Harimau Sumatera berdiri sekitar empat meter darinya. Posisi keduanya terpisah oleh sebuah parit yang berada di antara badan jalan dan area kebun, sehingga tidak terjadi kontak langsung.

Baca Juga  Nelayan Hilang Dihantam Gelombang Tinggi Belum Ditemukan, Pencarian Masih Berlanjut

Merasa terancam, Zulfikar segera menjauh dari lokasi dan mencari tempat aman. Ia kemudian menemukan sebuah pondok milik pekerja koperasi dan berlindung di sana. Dari tempat tersebut, ia juga memperingatkan dua rekannya agar menghentikan aktivitas dan segera mengamankan diri.