Ia juga menyampaikan bahwa kontribusi perantau selama ini terbukti membantu percepatan penanganan bencana di Sumatera Barat. Pemerintah daerah, kata Mahyeldi, akan terus memastikan kehadiran negara dalam setiap tahapan penanganan bencana, tetapi semangat gotong royong menjadi faktor penentu keberhasilan pemulihan.
Menjelang bulan suci Ramadan, Mahyeldi mengapresiasi kepedulian para dermawan, lembaga sosial, dan komunitas perantau yang telah memberikan bantuan serta doa bagi masyarakat Sumbar. Bantuan tersebut dinilai tidak hanya bernilai materi, tetapi juga menjadi penguat semangat bagi warga yang sedang menghadapi masa sulit.
Donasi senilai Rp1 miliar yang terkumpul dalam silaturahmi tersebut akan disalurkan untuk membantu masyarakat terdampak bencana di berbagai wilayah Sumatera Barat. Mahyeldi berharap setiap ikhtiar yang dilakukan bersama dapat membawa keberkahan serta mempercepat pemulihan daerah.
Acara tersebut turut dihadiri sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, di antaranya Kepala Pelaksana BPBD Era Sukmamunaf, Kepala Dinas Sosial Syaifullah, Kepala Dinas BMCKTR Armi, Kepala Biro Administrasi Pimpinan Setdaprov Sumbar Nolly Eka Mardianto, serta Kepala Badan Penghubung Ascari.(*/zoe)





