Limapuluh Kota

Minat Warga Mengambil Air Sinkhole Berkurang

×

Minat Warga Mengambil Air Sinkhole Berkurang

Sebarkan artikel ini
SEPI : Lokasi sinkhole yang terletak di Jorong Tepi, terlihat mulai sepi dari pengunjung.(dok pribadi)

Limapuluh Kota, Sindotime—Sekitar dua minggu sudah, sejak kemunculan fenomena sinkhole di area persawahan Jorong Tepi, Nagari Situjuah Batua, Kecamatan Situjuah Limo Nagari, Kabupaten Limapuluh Kota, aktivitas masyarakat yang memanfaatkan air dari aliran lubang tersebut mulai mengalami penurunan signifikan. Antusiasme yang sempat memuncak pada hari-hari awal kini berangsur mereda.

Kepala Jorong Tepi, Salmi, menyampaikan bahwa kondisi di lapangan saat ini jauh lebih sepi dibandingkan saat pertama kali sinkhole ditemukan. Menurutnya, hanya segelintir warga yang masih terlihat mengambil air dari lokasi tersebut.

“Kalau dibandingkan dengan awal kemunculan, jumlah masyarakat yang mengambil air sekarang menurun sangat drastis,” kata Salmi saat ditemui di lokasi sinkhole.

Baca Juga  Tipu Agen BRILink dengan Modus Transaksi Fiktif, Pasutri Ditangkap

Ia menjelaskan, berkurangnya aktivitas tersebut dipicu oleh adanya peringatan resmi dari berbagai instansi pemerintah. Sejumlah lembaga terkait, seperti Dinas Kesehatan, Puskesmas setempat, serta Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM), telah menyampaikan hasil kajian awal yang menyatakan bahwa air sinkhole tidak aman untuk dikonsumsi secara langsung karena mengandung bakteri.

“Sudah ada imbauan dari banyak pihak yang menyatakan air tersebut tidak layak diminum. Itu yang membuat masyarakat mulai mengurungkan niat untuk mengambil air,” jelasnya.

Baca Juga  60 Unit Huntaran Ditarget Selesai dalam Dua Minggu di Limapuluh Kota

Salmi juga mengungkapkan bahwa pada fase awal penemuan sinkhole, lokasi tersebut sempat menjadi perhatian luas. Tidak hanya warga sekitar, pengunjung dari luar daerah pun berdatangan hampir setiap hari untuk mengambil air yang keluar dari lubang tersebut.

“Dulu hampir semua yang datang ke sini membawa pulang air. Jumlahnya sangat ramai setiap hari,” ujarnya.

Berdasarkan keterangan warga yang sempat memanfaatkan air sinkhole, penggunaannya pun beragam. Sebagian ada yang langsung mengonsumsinya, ada yang merebus terlebih dahulu, dan ada pula yang memanfaatkan air tersebut untuk keperluan nonkonsumsi.