Bukittinggi

Menko AHY Dorong Tindaklanjuti Pelaksanaan Program ICP

×

Menko AHY Dorong Tindaklanjuti Pelaksanaan Program ICP

Sebarkan artikel ini
DUKUNGAN : Wako Bukittinggi, Ramlan Nurmatias saat bertemu dengan Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono, Jakarta, Kamis, (15/1).(pemko bukittinggi)

Jakarta, Sindotime-Kota Bukittinggi memperoleh dukungan penuh dari Pemerintah Pusat dalam pelaksanaan Program Integrated City Planning (ICP). Dukungan tersebut ditegaskan langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), saat menerima kunjungan Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, di Kantor Kemenko Infrastruktur, Kamis (15/1).

Bukittinggi ditetapkan sebagai salah satu dari sepuluh kota percontohan nasional yang terpilih dalam National Urban Development Project (NUDP). Program strategis ini dirancang untuk mendorong pengembangan kawasan perkotaan yang terintegrasi, berkelanjutan, sejahtera, serta ramah huni melalui sinergi perencanaan antara pemerintah pusat dan daerah.

Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, menyampaikan bahwa penunjukan tersebut merupakan peluang besar bagi daerah yang dikenal sebagai destinasi wisata unggulan berbasis sejarah dan budaya. Menurutnya, keikutsertaan Bukittinggi dalam ICP harus dimanfaatkan secara optimal untuk memperkuat karakter kota sekaligus menjaga kelestarian warisan budaya.

Baca Juga  19 Perwakilan Kabupaten/Kota Meriah Pawai Taaruf, MTQ ke-41 Tingkat Sumbar Resmi Dibuka

Dalam pelaksanaannya, program ICP di Bukittinggi akan difokuskan pada peningkatan kualitas pelayanan publik dan penataan kawasan strategis kota. Sejumlah lokasi prioritas yang masuk dalam rencana pengembangan antara lain kawasan Jam Gadang, Pasar Atas dan Pasar Bawah, Jalan Sudirman, Lapangan Wirabraja, serta beberapa titik penting lainnya.

Ramlan menambahkan, program ini tidak hanya bertujuan memperindah wajah kota, tetapi juga diharapkan mampu meningkatkan daya tarik wisata, memperbesar jumlah kunjungan, dan memberikan dampak nyata terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Baca Juga  Dari Rp 500 Juta, Kini PT BPRS Jam Gadang Punya Aset Mencapai Rp 135 Miliar

Untuk mendukung realisasi program tersebut, pembiayaan pembangunan akan bersumber dari Pemerintah Pusat dengan dukungan pendanaan dari Bank Dunia. Tahapan selanjutnya, sesuai arahan Menko Infrastruktur, akan dilakukan rapat koordinasi lintas kementerian, khususnya dengan Kementerian Pekerjaan Umum, guna mempercepat proses implementasi program ICP di Kota Bukittinggi. (*/zoe)