Pasbar, Sindotime—Peristiwa kebakaran besar terjadi di kawasan permukiman Andilan, Jorong Setia, Nagari Simpang Tonang Selatan, Kecamatan Dua Koto, Kabupaten Pasaman, pada Sabtu siang (17/1). Insiden tersebut mengakibatkan dua unit rumah warga hangus terbakar dan menimbulkan kerugian materil yang ditaksir mencapai Rp120 juta.
Kepala Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Pasaman, Handoko, menjelaskan bahwa bangunan yang terdampak terdiri dari satu rumah semi permanen dan satu rumah permanen milik warga setempat. Berdasarkan laporan dari Petugas Pemadam Kebakaran Pasaman Barat, kebakaran mulai terjadi sekitar pukul 12.15 WIB, saat kedua rumah dalam kondisi tidak berpenghuni.
Api diketahui pertama kali muncul dari dapur rumah milik Yusraini (63), seorang petani. Saat kejadian berlangsung, Yusraini sedang mengikuti kegiatan peringatan Isra Mi’raj di Masjid Nurul Huda, Andilan. Rumah semi permanen berukuran 5 x 12 meter tersebut terbuat dari material yang mudah terbakar sehingga api dengan cepat membesar dan sulit dikendalikan.
“Api diduga berasal dari dapur rumah Ibu Yusraini. Karena struktur bangunan semi permanen, kobaran api cepat menjalar dan merembet ke rumah permanen milik Misdawati (40) yang berada tepat di sebelahnya,” ungkap Handoko.
Rumah kedua yang terdampak merupakan bangunan permanen berukuran 5 x 6 meter dengan bagian dapur berbahan kayu. Diketahui, rumah tersebut dalam keadaan kosong karena pemiliknya tinggal di Bawan, Lubuk Basung, Kabupaten Agam.
Warga sekitar sempat berupaya memadamkan api secara manual dengan peralatan seadanya sambil meminta bantuan. Namun, intensitas api yang tinggi membuat seluruh bangunan beserta isinya tidak dapat diselamatkan.





