Pessel, Sindotime—Cuaca buruk melanda Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat, pada Sabtu sore (17/1). Ini ditandai dengan hujan berintensitas tinggi disertai hembusan angin kencang. Kondisi ekstrem tersebut memicu terjadinya angin puting beliung yang menyebabkan sejumlah pohon tumbang dan merusak permukiman warga.
Bencana ini terjadi di Kampung Lubuk Sarik, Nagari Pelangai Gadang, Kecamatan Ranah Pesisir, sekitar pukul 16.00 WIB. Informasi awal mengenai kejadian tersebut diterima Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pesisir Selatan melalui laporan Babinsa setempat yang langsung diteruskan ke pusat kendali BPBD.
Pelaksana Tugas Kepala BPBD Pesisir Selatan, Mulyandri Dt Rajo Intan, menjelaskan bahwa berdasarkan data Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops-PB), angin puting beliung yang datang bersamaan dengan hujan lebat mengakibatkan kerusakan pada sedikitnya empat unit rumah warga. Mayoritas kerusakan berupa atap rumah yang terlepas akibat terpaan angin, sementara satu rumah lainnya mengalami kerusakan setelah tertimpa pohon pinang yang tumbang.
Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Pesisir Selatan dari posko Ranah Pesisir segera dikerahkan ke lokasi kejadian. Tim melakukan peninjauan langsung untuk menilai tingkat kerusakan, mendata rumah terdampak, serta mengidentifikasi kebutuhan mendesak warga pascabencana.
Dalam upaya penanganan di lapangan, BPBD berkoordinasi dengan berbagai pihak, termasuk unsur TNI dan Polri, aparat kecamatan, pemerintah nagari, serta dukungan dari masyarakat setempat. Sinergi lintas sektor ini dilakukan untuk mempercepat proses penanganan darurat dan memastikan keselamatan serta kebutuhan dasar warga terdampak dapat terpenuhi.(*/zoe)





