Padang Pariaman, Sindotime-Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman berkolaborasi dengan Pemprov Sumbar dan Kementerian Sosial menyalurkan santunan duka kepada keluarga korban meninggal dunia akibat bencana hidrometeorologi yang terjadi sepanjang tahun 2025. Penyaluran bantuan tersebut sebagai bagian dari penanganan pascabencana yang melanda daerah tersebut.
Berdasarkan pendataan resmi pemerintah daerah, bencana hidrometeorologi di wilayah Padang Pariaman telah menyebabkan 13 korban jiwa. Pada tahap awal penyaluran, sebanyak 11 ahli waris menerima santunan dan bantuan kebutuhan pokok. Penyerahan dilakukan secara simbolis oleh Wakil Gubernur Sumatera Barat, Vasco Ruseimy, bersama Bupati Padang Pariaman, John Kenedy Azis, di Pendopo Rumah Dinas Bupati Padang Pariaman, Karan Aur, pada Sabtu (17/1).
Setiap ahli waris menerima santunan uang duka sebesar Rp15 juta per korban meninggal dunia, disertai bantuan sembako yang bersumber dari Kementerian Sosial RI. Bantuan tersebut dimaksudkan untuk membantu meringankan beban ekonomi keluarga korban sekaligus menjadi bentuk kehadiran negara di tengah situasi duka masyarakat.
Kegiatan penyerahan santunan dihadiri oleh Kepala Dinas Sosial Provinsi Sumatera Barat, unsur Forkopimda tingkat provinsi dan kabupaten, Sekretaris Daerah, para kepala perangkat daerah, camat, wali nagari, serta keluarga korban. Kehadiran berbagai unsur pemerintahan ini menunjukkan sinergi lintas sektor dalam penanganan dampak bencana.
Dalam sambutannya, Bupati Padang Pariaman John Kenedy Azis menyampaikan apresiasi kepada pemerintah pusat dan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat atas perhatian dan dukungan yang diberikan kepada masyarakat Padang Pariaman. Ia juga mengimbau para ahli waris agar memanfaatkan santunan secara bijak, terutama untuk kepentingan jangka panjang seperti pendidikan anak-anak korban.
Sementara itu, Wakil Gubernur Sumatera Barat Vasco Ruseimy menyampaikan belasungkawa mendalam kepada seluruh keluarga korban. Ia menegaskan bahwa pemerintah tidak hanya hadir dalam bentuk bantuan finansial, tetapi juga berkomitmen mendampingi masyarakat dalam proses pemulihan pascabencana.





