Nasional

Presiden Dorong Perluasan Akses Beasiswa, Kuatkan Pendidikan Bidang STEM

×

Presiden Dorong Perluasan Akses Beasiswa, Kuatkan Pendidikan Bidang STEM

Sebarkan artikel ini
BERI PENJELASAN : Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi ketika memberikan keterangan kepada awak media.(BPMI Setpres)

Jakarta, Sindotime-Presiden Prabowo Subianto memberikan sejumlah arahan strategis untuk penguatan pendidikan tinggi nasional dalam Taklimat Presiden Republik Indonesia dengan Rektor serta Pimpinan Perguruan Tinggi Negeri Tahun 2026, di Istana Kepresidenan Jakarta. Taklimat tersebut menyoroti perluasan akses beasiswa, penguatan sains dan teknologi, serta pemenuhan kebutuhan tenaga kesehatan nasional.

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi dalam keterangannya usai kegiatan menyampaikan bahwa para rektor dan guru besar mengapresiasi forum dialog langsung dengan Presiden Prabowo. Bahkan para rektor dan pimpinan perguruan tinggi mengusulkan agar forum serupa dapat dilaksanakan secara lebih rutin.

“Ada permohonan juga dari para rektor dan guru besar agar forum-forum seperti ini bisa lebih dirutinkan kembali,” ujar Menteri Pras dalam keterangannya kepada awak media.

Baca Juga  Prabowo : Insya Allah Kita Perbaiki Semuanya, Rumah-Rumah yang Rusak dan Hanyut Akan Dibantu

Dalam taklimat tersebut, Menteri Pras menyebut bahwa Presiden Prabowo mendapatkan laporan terkait jumlah mahasiswa yang tengah menempuh pendidikan tinggi di Indonesia yang saat ini mencapai sekitar 9,9 juta orang. Namun, dari jumlah tersebut, penerima beasiswa masih relatif terbatas yakni 1,1 juta penerima.

Menanggapi hal tersebut, Presiden Prabowo memberikan arahan kepada Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi bersama Kementerian Sekretariat Negara untuk melakukan penghitungan dan perumusan ulang kebijakan agar jumlah penerima beasiswa dapat diperluas secara signifikan. “Bapak Presiden memberikan arahan kepada kami, terutama Mendiktisaintek dan kami sebagai Mensesneg untuk mencoba menghitung ulang, mengformulakan ulang bagaimana memperbesar sebanyak-banyaknya penerima beasiswa,” lanjutnya.

Baca Juga  Ini Dia Sembilan Nama Panitia Seleksi Kompolnas periode 2024-2028

Selain itu, Presiden Prabowo juga secara khusus menekankan pentingnya penguatan pendidikan di bidang sains, teknologi, teknik, dan matematika (STEM). Kepala Negara mengarahkan agar alokasi beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) lebih difokuskan pada bidang tersebut sebagai langkah percepatan untuk mengejar ketertinggalan Indonesia dalam penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi.

“Beliau sempat menyampaikan berharap mencapai di atas 80 persen, karena kita memang konsentrasi untuk mengejar ketertinggalan kita terlebih dahulu dalam hal penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi,” ungkap Menteri Pras.