Olahraga

KONI Sumbar Buka Peluang Atlet Porprov Boleh Bela Daerah Lain

×

KONI Sumbar Buka Peluang Atlet Porprov Boleh Bela Daerah Lain

Sebarkan artikel ini

Kalau Daerah Asal Atlet Tersebut tak Ikut jadi Peserta Porprov

PANDANGAN : Ketua KONI Sumbar, Hamdanus ketika memberikan arahan dalam Musprov ABTI Sumbar baru-baru ini. Orang nomor satu di tubuh induk cabang olahraga di Sumbar tersebut, tetap memberi ruang kepada atlet untuk bertanding di Porprov, meski daerah si atlet tidak ikut Porprov yang akan dilaksanakan pada Juni-Juli mendatang.(zoe/sindotime)

Ketua Harian Persatuan Olahraga Sepatu Roda Seluruh Indonesia (Perserosi) Sumatera Barat, Arfan Rosyda, mengungkapkan bahwa wacana perpindahan atlet telah lama menjadi pembahasan serius antara atlet, orang tua, dan pengurus cabang olahraga. Ia menekankan bahwa potensi eksodus atlet tidak hanya terjadi di Pariaman, melainkan juga mengancam daerah-daerah lain yang belum memberikan kepastian keikutsertaan di Porprov XVI.

“Bukan hanya atlet sepatu roda dari Pariaman. Atlet sepatu roda dari daerah lain juga menyampaikan hal serupa. Jika daerahnya tidak ikut Porprov, mereka akan memilih membela daerah lain. Ini murni demi karier atlet, bukan soal loyalitas,” ujar Arfan, Sabtu (17/1)

Menurut Arfan, keputusan atlet untuk membela daerah lain bukan didorong oleh persoalan loyalitas, melainkan pertimbangan karier jangka panjang. Porprov menjadi tolok ukur performa, sarana evaluasi pembinaan, sekaligus pintu masuk menuju kejuaraan nasional. Tanpa kompetisi berjenjang, atlet berisiko stagnan dan kehilangan arah pengembangan prestasi.

Baca Juga  HUT ke-63, PWRI Gelar Jalan Sehat dan Aksi Peduli Lingkungan

Ketidakpastian ini juga dinilai sebagai konsekuensi dari vakumnya Porprov Sumatera Barat selama delapan tahun terakhir. Kekosongan agenda kompetisi daerah dalam waktu panjang telah memutus kesinambungan pembinaan, mempersempit ruang regenerasi atlet, serta menghilangkan momentum evaluasi prestasi secara sistematis. Dalam situasi tersebut, atlet kembali menjadi pihak yang paling rentan dirugikan, meskipun mereka berada di puncak usia dan performa terbaik.(*/zoe)