Headline

Sekutu Amerika Mulai Merapat ke China, Buntut Ketidakpercayaan

×

Sekutu Amerika Mulai Merapat ke China, Buntut Ketidakpercayaan

Sebarkan artikel ini
DUKUNGAN : Perdana Menteri Kanada, Mark Carney ketika bertemu dengan Presiden China Xi Jinping beberapa waktu lalu.(ist)

Trudeau sebelumnya menerapkan tarif tinggi untuk EV China dengan dalih untuk menyelamatkan industri domestik. Pasalnya, produsen EV China mendapat manfaat subsidi negara, sehingga mampu menawarkan EV dengan harga murah dan meningkatkan daya saingnya di pasar global.

“Agar Kanada dapat membangun sektor EV yang kompetitif, kita perlu belajar dari mitra inovatif, mengakses rantai pasokan mereka, dan meningkatkan permintaan lokal,” kata Carney.

Ia menunjuk pada kemitraan yang lebih kuat dengan China dalam penyimpanan dan produksi energi bersih, yang mendorong investasi baru.

Baca Juga  Pengurus Kecamatan Dibekali, Jadikan Gebu Minang Bermanfaat Bagi Masyarakat Luas

Carney mengatakan ia memperkirakan pakta EV akan mendorong investasi China yang cukup besar ke sektor otomotif Kanada, menciptakan karier yang baik, dan mempercepatnya menuju masa depan nol emisi (zero-emission).

Keuntungan Kanada ‘Akrab’ dengan China

Berdasarkan kesepakatan baru dengan China, Carney mengatakan Kanada juga mendapat ‘imbal balik’ karena China akan menurunkan tarif pada biji canolanya per 1 Maret 2026, menjadi tarif gabungan sekitar 15%.

“Perubahan ini menunjukkan penurunan signifikan dari tingkat tarif gabungan saat ini sebesar 84%,” katanya, seraya menambahkan bahwa China merupakan pasar benih canola bernilai US$4 miliar bagi Kanada.

Baca Juga  Perbaikan Jalan Terus Dikebut Jelang Lebaran Idul Fitri 1446 H

Kanada juga mengharapkan tepung canola, lobster, kepiting, dan kacang polongnya akan dibebaskan dari tarif anti-diskriminasi mulai 1 Maret 2026, setidaknya hingga akhir tahun. Carney mengatakan kesepakatan ini akan membuka hampir US$3 miliar pesanan ekspor untuk petani, nelayan, dan pengolah ikan Kanada.