Ia juga mengatakan Xi Jinping telah berkomitmen untuk memastikan akses bebas visa bagi warga Kanada yang bepergian ke China, tetapi tidak memberikan perincian terkait hal ini.
Dalam pernyataan yang diumumkan oleh kantor berita Xinhua milik pemerintah China, kedua negara berjanji untuk memulai kembali dialog ekonomi dan keuangan tingkat tinggi, meningkatkan perdagangan dan investasi, dan memperkuat kerja sama di bidang pertanian, minyak, gas, dan energi hijau.
Carney mengatakan Kanada akan menggandakan jaringan energinya selama 15 tahun ke depan, menambahkan bahwa ada peluang untuk kemitraan China dalam investasi, termasuk tenaga angin lepas pantai.
Ia juga mengatakan Kanada sedang meningkatkan ekspor LNG-nya ke Asia dan akan memproduksi 50 juta ton LNG setiap tahun. Semuanya ditujukan untuk pasar Asia pada 2030 mendatang.
China Lebih Bisa Diprediksi
“Mengingat kompleksitas saat ini dalam hubungan perdagangan Kanada dengan AS, tidak mengherankan bahwa pemerintah Carney ingin meningkatkan hubungan perdagangan dan investasi bilateral dengan Beijing, yang merupakan pasar besar bagi petani Kanada,” kata Even Rogers Pay dari Trivium China yang berbasis di Beijing.
“Sementara itu, sulit bagi Washington untuk mengkritik Carney karena mencapai kesepakatan perdagangan yang menguntungkan ketika Trump sendiri baru saja melakukannya pada Oktober lalu,” ia menambahkan.
Trump juga telah mengenakan tarif pada beberapa barang Kanada dan menyarankan sekutu lama AS itu dapat menjadi negara bagian ke-51 negaranya. China, yang juga terkena dampak tarif Trump, ingin bekerja sama dengan negara ‘Group of Seven’ dalam lingkup pengaruh tradisional AS.





