Headline

Krisis Air Pasca Banjir Bandang Masih Mendera Warga Kota Padang

×

Krisis Air Pasca Banjir Bandang Masih Mendera Warga Kota Padang

Sebarkan artikel ini
ANTUSIAS : Warga di sekitar Jalan Dr. Moh. Hatta, Pasar Ambacang, Kecamatan Kuranji, Kota Padang, terlihat antusias untuk mengambil air bersih dari mobil tangki BPBD.(BPBD Kota Padang)

Padang, Sindotime—Pemerintah Kota Padang melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) terus memperkuat langkah-langkah tanggap darurat menyusul bencana banjir bandang yang merusak saluran irigasi di kawasan Gunung Nago. Salah satu prioritas utama penanganan pascabencana saat ini adalah menjamin ketersediaan air bersih bagi warga yang terdampak langsung akibat lumpuhnya infrastruktur sumber air.

Sejak hari pertama kejadian hingga memasuki fase pemulihan, BPBD Kota Padang secara konsisten menyalurkan bantuan air bersih menggunakan armada mobil tangki ke kawasan permukiman terdampak. Hingga Senin, 19 Januari, total volume air bersih yang telah didistribusikan kepada masyarakat tercatat melampaui satu juta liter.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Padang, Hendri Zulviton, menyampaikan bahwa dalam sepekan terakhir distribusi air bersih difokuskan ke Kecamatan Pauh dan Kecamatan Kuranji. Penentuan wilayah prioritas ini didasarkan pada kondisi masyarakat setempat yang sebagian besar tidak terlayani jaringan PDAM dan mengandalkan sumber air mandiri yang kini mengalami kerusakan parah akibat banjir bandang.

Baca Juga  Waspadai Panggilan Telepon Hening, Modus Kejahatan Baru

Menurut Hendri, kerusakan sumber air tersebut menyebabkan warga kesulitan memenuhi kebutuhan air untuk keperluan sehari-hari, sehingga intervensi pemerintah menjadi sangat krusial. Oleh karena itu, suplai air bersih dilakukan secara rutin dan berkelanjutan guna mencegah dampak lanjutan, terutama terhadap kesehatan dan sanitasi lingkungan.

Dalam pelaksanaan distribusi air bersih, BPBD Kota Padang menjalin kerja sama lintas sektor untuk memperluas jangkauan pelayanan. Dukungan operasional datang dari PDAM Kota Padang, Dinas Pemadam Kebakaran, Satpol PP, serta Palang Merah Indonesia (PMI). Selain itu, keterlibatan TNI, Polri, Dinas Pekerjaan Umum, dan Dinas Sosial turut memperkuat efektivitas penanganan di lapangan.

Baca Juga  Lima Kecamatan Mengalami Krisis Air Bersih, Kesehatan Warga Terancam

Bantuan armada tangki dan logistik juga mengalir dari berbagai pihak, termasuk BUMN, BUMD, perusahaan swasta, relawan kemanusiaan, serta dukungan pemerintah daerah sekitar di wilayah Sumatera Barat. Kolaborasi ini menjadi faktor penting dalam memastikan kebutuhan dasar masyarakat terdampak dapat terpenuhi dengan cepat.