Selanjutnya, Antoni yang berlatar belakang sebagai Guru Ahli Madya di SMKN 1 Guguak diamanahi jabatan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan. Sementara itu, dr. Budi Andri, sebelumnya Dokter Ahli Madya pada UPTD RSUD Kepulauan Mentawai, dipercaya memimpin Dinas Kesehatan Kabupaten Limapuluh Kota.
Pada sektor infrastruktur, kepemimpinan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) diserahkan kepada Orlanda, pejabat dengan latar belakang pendidikan Magister Teknik yang sebelumnya menjabat Sekretaris Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja. Sedangkan Zaimar Hakim, yang sebelumnya bertugas sebagai Pengawas Penyelenggaraan Urusan Pemerintahan Daerah Ahli Madya pada Inspektorat, kini mengemban amanah sebagai Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).
Selain pengisian jabatan pimpinan tinggi, Pemkab Limapuluh Kota juga mengukuhkan sejumlah pejabat struktural pada beberapa perangkat daerah sebagai tindak lanjut atas tiga Peraturan Bupati terkait perubahan tugas pokok dan fungsi. Pengukuhan tersebut mencakup Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah, Dinas Lingkungan Hidup, Perumahan dan Kawasan Permukiman, serta Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan.
Menutup sambutannya, Bupati Safni menegaskan komitmennya untuk membangun birokrasi yang responsif dan berorientasi pada hasil. Ia menekankan pentingnya kehadiran pejabat yang tidak hanya kompeten secara teknis, tetapi juga memiliki dedikasi tinggi untuk mencurahkan waktu, tenaga, dan pemikiran dalam menggali serta menggerakkan potensi Kabupaten Limapuluh Kota di berbagai sektor pembangunan.(*/zoe)





