Dalam video tersebut, dia juga menyerukan dan meminta maaf kepada seluruh pengemarnya untuk mulai saat ini, tidak bisa lagi membawakan lagu karya Rozac Tanjung. Ini karena pencipta lagu keberatan.
Pelantun lagi Tungkek Mambaok Rabah tersebut juga tidak menampik jika, karya-karya yang dilahirkan Rozac Tanjung tersebut juga sangat bagus dan baik se-Sumbar. Selain itu dara kelahiran Padang Pariaman, 15 November 1999 tesebut, juga berkilah jika, dirinya juga tidak ada bermaksud menanamkan ujaran kebencian dari somasi yang dilayangkan tersebut.
Dari pengakuan Fauzana, sejak dua tahun yang lalu dan juga sejak setahun lalu pascaterbitnya somasi pertama, dirinya sebenarnya sudah tidak ada lagi membawakan lagu karya Rozac Tanjung. Karena takut, apalagi dirinya juga tidak mengerti hukum.
Wanita bernama lengkap Irsal Fauzana ini juga sempat membantah kalau dirinya bagaikan kacang lupa dengan kulitnya. Dan juga terkesan membantah jika dirinya dikatakan mengemis untuk minta lagu setiap kali datang ke rumah Rozac Tanjung.
“Namanya adik minta lagu ke abang nya, kan nggak ada salahnya. Dan kalau pun disebutkan ini lagu cuma satu Fauzana, harganya sekian, ini juga cukup jelas. Dan sejak lagu pertama itu, juga tidak ada hitam di atas putih dan tak bisa pula itu dipermasalahkan,” aku anak dari pasangan Basri Tuanku Iman dan Erlinatati tersebut.

