Padangpariaman

Pembangunan Sembilan Huntap Terkendala Ketersediaan Lahan

×

Pembangunan Sembilan Huntap Terkendala Ketersediaan Lahan

Sebarkan artikel ini
DIKEBUT : Salah satu Huntap yang masih dikebut pembangunannya untuk ditempati warga korban bencana di Padangpanjang.(pemko padang panjang)

Padangpanjang, Sindotime—Program pembangunan Hunian Tetap (Huntap) bagi warga terdampak banjir bandang di Kota Padangpanjang masih berjalan bertahap. Dari total kebutuhan sebanyak 41 unit rumah, hingga saat ini baru 8 unit yang telah memasuki tahap konstruksi fisik.

Pelaksana Harian Kepala BPBD Kota Padangpanjang, Dian Eka Purnama, menjelaskan bahwa pembangunan huntap direncanakan tersebar di tiga zona berbeda. Delapan unit dibangun di kawasan Balai Benih Ikan (BBI), 20 unit direncanakan di area Rusunawa, sementara 4 unit akan dibangun secara mandiri oleh warga dengan penyediaan lahan sendiri. Adapun 9 unit lainnya masih belum memiliki lokasi pasti karena pemerintah daerah masih berupaya mencari ketersediaan lahan yang sesuai.

Kepala Dinas Perumahan, Permukiman dan Lingkungan Hidup (Perkim LH) Kota Padangpanjang, Delfianto, membenarkan bahwa saat ini pembangunan fisik baru berlangsung untuk delapan unit huntap. Menariknya, seluruh pendanaan pembangunan tersebut berasal dari donasi Ustadz Derry Sulaiman yang bekerja sama dengan konten kreator sekaligus mualaf Willie Salim.

Menurut Delfianto, proses pembangunan sepenuhnya dikelola oleh tim yang ditunjuk langsung oleh Ustadz Derry Sulaiman. Sementara itu, pemerintah daerah berperan sebagai pihak pendamping dengan tugas utama melakukan koordinasi lintas sektor dan memfasilitasi kebutuhan administratif yang diperlukan.

Untuk sisa 33 unit huntap lainnya, Delfianto menyebutkan bahwa pihaknya masih menunggu kejelasan dukungan dari kementerian terkait serta Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Khusus empat unit huntap mandiri, hingga kini belum ada keluarga korban yang mengajukan lokasi tanah sebagai syarat pembangunan.

Di lapangan, progres pembangunan huntap di kawasan BBI Ekorlubuk sudah mencapai sekitar 70 persen. Dari delapan unit yang direncanakan, enam unit hampir selesai dan tinggal tahap penyempurnaan, sementara dua unit lainnya belum mulai dibangun.