Pengawas proyek pembangunan di lokasi tersebut, Hakim, menyampaikan bahwa pekerjaan yang dimulai sejak 17 Desember lalu mengalami hambatan signifikan akibat cuaca. Selama periode pembangunan, waktu kerja efektif hanya mencapai sekitar 120 jam karena hujan yang hampir terjadi setiap hari.
Kondisi tersebut memaksa tim pelaksana untuk bekerja hingga larut malam, bahkan sampai tengah malam, demi mengejar target penyelesaian yang diharapkan oleh pihak donatur. Hakim menambahkan bahwa desain rumah mengusung konsep minimalis bergaya Skandinavia dengan dua kamar tidur, ruang tamu, dapur, serta kamar mandi. Setiap unit dilengkapi lantai keramik, plafon PVC, karpet dan kasur di kamar, serta sistem sanitasi berupa tiga septic tank komunal.
Pembangunan delapan unit huntap ini ditargetkan dapat diselesaikan secara menyeluruh dalam waktu kurang dari tiga pekan ke depan.(*/zoe)






